Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Imbang, Orang Gila di Solo Berbagi Suara ke Capres 01 dan 02

Imbang, Orang Gila di Solo Berbagi Suara ke Capres 01 dan 02
Rabu, 17 April 2019 17:25 WIB
SOLO - Penghitungan surat suara Pilpres di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainudin Surakarta telah selesai. Siapakah presiden pilihan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pasien RSJD Surakarta?

Pada hasil penghitungan suara di TPS 108 di kompleks RSJD, terlihat pasangan calon (paslon) 01 Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 29 suara.

Sedangkan Paslon 02 Prabowo-Sandi juga mendapatkan 29 suara.

"Hasilnya imbang, masing-masing mendapatkan 29 suara," kata Koordinator Humas RSJD Surakarta, Totok Hardiyanto, Rabu (17/4/2019).

Adapun jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di RSJD ialah 81 orang yang menjadi peserta pencoblosan. Dari angka tersebut, 56 orang di antaranya ialah pasien dan sisanya karyawan, dokter dan petugas KPPS.

"Awalnya ada 77 pasien yang sudah masuk DPT, namun karena ada perawatan, sebagian pasien pulang," kata Totok.

Dari jumlah tersebut, terdapat 61 orang yang menggunakan hak pilihnya. Rinciannya, 58 suara sah dan tiga suara tidak sah.

Mengenai pelaksanaan pencoblosan, Totok menyatakan tidak menemukan kendala yang berarti. Dia juga memastikan tidak melakukan intervensi kepada para pasien.

"Tadi semua pasien tidak diantar, mereka memiliki kemerdekaan hak untuk memilih. Dari perkiraan 10-15 menit, mereka di bilik suara hanya tujuh menit," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww