Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Badminton

10 Bagian Peluru Diamankan usai Bentrokan Pileg 2019 di Sampang

10 Bagian Peluru Diamankan usai Bentrokan Pileg 2019 di Sampang
Rabu, 17 April 2019 17:21 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfikar
MADURA - Polres Sampang berhasil mengamankan 10 bagian peluru dari bentrokan massa di Sampang, Madura - Jawa Timur, Rabu (17/04/2019).

"Selongsong peluru 6 buah dan 4 proyektil peluru," kata Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman dalam laporannya, Rabu (17/04/2019).

Seperti diketahui dari bentrokan tersebut, 1 orang mengalami luka tembak dan dilarikan ke RS. Sampang.

Jika menghitung proyektil yang sudah diamankan, korban bernama Mansur tersebut dimungkinkan terkena dua pelor.

Peristiwa bermula ketika kelompok Muara Cs. merampas mandat saksi Pileg Kab. Sampang dari Caleg Hanura Dapil IV, Farfar. Perampasan ini, berbuntut perlawanan dari massa yang dipimpin oleh Widjan, Kades Ketapang Daya.

"Massa dari Widjan membawa sajam, massa dari Muara Cs. membawa sajam dan senpi," terang Budi.

Dari hasil penyelidikan, kata Budi, Muara diduga sebagai pelaku penembakan, "dengan melakukan penembakkan beberapa kali ke arah massa kelompok Widjan,".

Ketegangan massa berhasil dinetralisir aparat gabungan dari Kepolisian Polres Sampang, Polsek Banyuates, BKO Polda Jatim dan Kodim 0828 Sampang pada pukul 11.25 WIB.

Seperti diketahui, Sampang memang termasuk area merah atau wilayah dengan tingkat potensi kerawanan pemilu yang tinggi.

Tak heran, 10.863 personel gabungan meliputi 933 personel Polri, 550 personel TNI, dan 7.380 personel Linmas, serta personel bantuan, yakni BKO dari Polda Jatim sebanyak 1.000 personel, dan Kodam V Brawijaya 1.000 personel, dikerahkan oleh aparat untuk pengamanan Pemilu 2019 ini.***

wwwwww