Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton
Badminton Asian Championships 2019

Atasi Jepang, Kevin-Marcus Melesat ke Final

Atasi Jepang, Kevin-Marcus Melesat ke Final
Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon
Sabtu, 27 April 2019 22:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution

WUHAN -  Sukses atasi pasangan ganda putra Jepang, Takeshi Kamura-Keigo Sonoda, Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon melaju ke babak final Badminton Asia Championships 2019. Kevin-Marcus menang dalam permainan rubber game atas wakil Jepang tersebut dengan skor 15-21, 21-17, 21-15.

Pada game pertama, Kevin-Marcus belum dapat menemukan ritme permainan mereka dan tertinggal jauh 1-8. Sempat mendekat 12-14, namun Kevin-Marcus tak dapat keluar dari tekanan dan kehilangan game pertama.

Di game kedua, pertarungan kembali sengit, namun setelah interval game, Kevin-Marcus tak dapat terbendung. Di game ketiga, satu pengembalian lawan mengenai badan Marcus namun hal ini tak dinyatakan fault oleh wasit, saat bola jatuh di luar area pertahanan Kevin-Marcus, wasit menambah poin untuk Kevin-Marcus.

Kamura-Sonoda lantas mengajukan protes namun wasit mengatakan ia tidak melihat bahwa bola mengenai badan Marcus dan hakim garis menyatakan bola jatuh di luar lapangan. Keputusan wasit adalah mutlak dan tidak dapat ditarik kembali.

Kejadian ini tampaknya mempengaruhi penampilan Kamura/Sonoda. Kevin-Marcus terus melaju dan akhirnya merebut tiket final.

"Di game pertama mereka start-nya lebih siap dari kami, kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Waktu awal-awal game kedua pun kami masih berusaha keluar dari tekanan itu dan akhirnya kami bisa membalikkan tekanan ke lawan.

"Di game ketiga, permainan masih ramai terus dan tadi kami hoki juga karena sebenarnya memang fault, kena badan koh Sinyo (Marcus), tapi wasit tidak bisa mengubah keputusan," kata Kevin.

"Pertemuan kami memang selalu ramai, ketat terus kalau lawan Kamura/Sonoda. Tapi sepertinya mereka hilang konsentrasi setelah kejadian touch itu. Namun di game ketiga, walau poinnya jauh, kami cari poinnya nggak gampang," jelas Marcus.

Kevin-Marcus masih menanti calon lawan mereka di babak final, antara pasangan Jepang, Hiroyuki Endo-Yuta Watanabe atau Kang Min Hyuk-Kim Won Ho dari Korea.

"Siapa pun yang bisa ke final pasti bagus mainnya, nggak mungkin mereka mau kalah begitu saja. Siapa saja lawan kami di final besok, kami harus siap," kata Marcus soal laga final. ***

wwwwww