Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
16 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Dirut Bulog Buwas: Kalau Dipaksa Impor Beras Saya Mundur!

Dirut Bulog Buwas: Kalau Dipaksa Impor Beras Saya Mundur!
Senin, 29 April 2019 12:06 WIB
JAKARTA -  Impor beras memang sudah menjadi kegiatan tahunan Indonesia. Dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), sejak tahun 2000 hingga saat ini, belum pernah Indonesia absen dari yang namanya impor beras. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil beras terbesar di dunia.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, atau akrab disapa Buwas justru ingin meninggalkan kebiasaan yang menurutnya tak pantas tersebut. Indonesia negara agraris, untuk apa impor?

"Beras kita itu produksinya banyak. Prediksi saya kita nggak perlu impor. Kemudian Pro dan Kontra muncul. Saya berhasil tapi tidak impor," kata Buwas saat berbincang dengan CNBC Indonesia TV bersama Aline Wiratmaja, Senin (29/4/2019).

Menurut Buwas, sampai akhir tahun stok beras yang ada di gudang Bulog mencapai 3 juta ton atau paling kecil yakni 2,5 juta ton. 

"Sampai akhir tahun saya buktikan Indonesia nggak perlu impor beras, kecuali ada bencana alam. Kalau dalam kondisi normal dipaksa impor lebih baik saya mundur, kalau ngga perlu kenapa harus impor," tutur Buwas.

Lebih jauh Buwas mengatakan, negara pertanian seperti Indonesia ini sudah saatnya meninggalkan impor. Sebut saja jagung, tebu, atau gula itu tidak perlu impor menurut Buwas.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNBCIndonesia.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Ekonomi, PON, Badminton
wwwwww