Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
14 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
21 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
13 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
16 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Kapal Vietnam Provokasi TNI AL, DPR: Kesabaran Prajurit Kita Luar Biasa

Kapal Vietnam Provokasi TNI AL, DPR: Kesabaran Prajurit Kita Luar Biasa
Selasa, 30 April 2019 23:56 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Soesatyo mengapresiasi kearifan prajurit TNI AL yang tak provokasi oleh kapal asing yang ingin melindungi pencuri ikan di perairan Indonesia.

"Kesabaran TNI kita luar biasa. Tak hanya bersabar, tetapi prajurit TNI AL yang mengawaki KRI Tjiptadi-381, mau menyelamatkan dan mengamankan 12 awak kapal pencuri ikan dari Vietnam yang tenggelam," kata Bambang Soesatyo dalam rilisnya, Selasa (30/04/2019).

Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo menilai, peristiwa ini harus dilihat sebagai tindakan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia, dimana Prajurit TNI AL tidak boleh membiarkan pencurian ikan di wilayah perairan RI oleh nelayan atau kapal ikan dari negara lain.

Insiden kapal pengawas pantai Vietnam yang sengaja menabrak KRI Tjiptadi-381 di Laut Natuna Utara pada Sabtu (27/4/2019) berawal dari saling klaim yang kemudian berujung pada salah pengertian. "Ini bukan kasus pertama, tetapi pengulangan dari sejumlah kasus sebelumnya,".

Dan, pada kasus-kasus sebelumnya, prajurit TNI AL pun pernah menghadapi provokasi dari pengawal pantai negara lain. Tak hanya pengawal pantai Vietnam, melainkan juga pengawal pantai dari negara lain di lingkungan ASEAN maupun dari luar ASEAN.

Kearifan dan kesabaran prajurit TNI AL yang mengawaki KRI Tjiptadi-381, dikatakan Bamsoet, "membuktikan bahwa prajurit TNI sangat terlatih dan tahu bagaimana harus bersikap dan bertindak terukur untuk menghindari insiden diplomatik,".

Kapal pencuri ikan asal Vietnam, BD 979, tenggelam karena terjadi kebocoran. Namun prajurit TNI AL di KRI Tjiptadi-381 tidak membiarkan anak buah kapal (ABK) BD 979 ikut tenggelam. Mereka tetap ditangkap dan diamankan untuk menghadapi proses hukum di Indonesia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww