Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

BPN: Jangan-jangan Pihak Sana yang ke MK

BPN: Jangan-jangan Pihak Sana yang ke MK
Kamis, 09 Mei 2019 20:34 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo-Sandi menduga, pihaknya tak perlu mengajukan gugatan Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Jangan-jangan pihak sana yang ke MK!" ujar Vasco Ruseimy di Media Center BPN di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (09/06/2019).

Optimisme demikian diungkap Vasco karena pihaknya yakin menang Pemilu berdasarkan perhitungan suara internal BPN 02.

"Ngapain kita ke MK? Orang kita yang menang," ujar Vasco.

Sesaat sebelumnya, Vasco bersama Jubir BPN lainnya, Ferry Juliantono, menggelar jumpa pers terkait rencana BPN menyampaikan sejumlah bukti pelanggaran Pemilu 2019 yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) ke Bawaslu pada Jumat (10/05/2019) esok.

Di antara yang menjadi poin krusial dalam dugaan TSM tersebut adalah dugaan-dugaan; pengarahan opini KPU soal kemenangan Jokowi melalui Situng KPU, penggunaan institusi negara dan ASN, penggunaan sumber daya keuangan negara dalam hal ini BUMN, penyelenggaraan pemilu di luar negeri yang mengarahkan kemenangan Jokowi, penggunaan logistik untuk media kecurangan, serta pembungkaman Pers dan media sosial.

"Bukti-buktinya sedang kita kumpulkan (rapihkan, red) untuk besok dibawa ke Bawaslu," kata Ferry.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww