Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Sungguh Terlalu, Pemeriksaan Kesehatan Haji di Tanjungbalai Dipungut Rp250 Ribu/Orang

Sungguh Terlalu, Pemeriksaan Kesehatan Haji di Tanjungbalai Dipungut Rp250 Ribu/Orang
Ketua DPRD Tanjungbalai H,Maralelo Siregar mengajukan pertanyaan.
Kamis, 09 Mei 2019 16:58 WIB
Penulis: Arsyad
TANJUNGBALAI-Biaya pemeriksaan kesehatan bagi jamaah calon haji (calhaj) di Kota Tanjungbalai dipungut mencapai sebesar Rp 250 ribu/orang. Hal itu terungkap dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) LKPJ TA 2018 DPRD Tanjungbalai dipimpin ketuanya Hj. Nessy Ariyani di gedung dewan, Kamis (9/5/2019).

Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Tanjungbalai H,Maralelo Siregar mengungkapkan, beberapa calhaj Tanjungbalai ada melaporkan biaya pemeriksaan kesehatan di rumah sakit bervariasi dengan tarif Rp 150.000 hingga Rp 250.000/orang. Sedangkan di Puskesmas sebesar Rp 50.000/orang.

Hal ini terjadi ketika calhaj tersebut mau melunasi pembayaran ONH,pihak bank meminta surat kesehatan."Ini tentunya membebani,dan apakah biaya pemeriksaan itu sudah ditarif atau ditentukan,"ucapnya.

"Saya menerima laporan langsung dari para calhaj, dan mustahil pihak Dinas Kesehatan Tanjungbalai tidak mengetahuinya tentang apa yang dikerjakan pihak RS dan Puskesmas," tegas Maralelo.

Menanggapi hal itu,Kepala Dinas Kesehatan Tanjungbalai Burhanuddin Harahap mengaku belym mengetahui adanya pengutan biaya pemeriksaan kesehatan haji.

"Tentang pembayaran itu belum ada laporan,dan setahu saya tidak ada pemungutan di RS dan Puskesmas,karena laporannya belum ada," ucapnya.*

Editor:Sisie
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON
wwwwww