Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Massa Koalisi Umat Desak Audit Dana dan IT KPU

Massa Koalisi Umat Desak Audit Dana dan IT KPU
Jum'at, 10 Mei 2019 14:57 WIB
JAKARTA – Koalisi Umat yang mengikuti aksi unjuk rasa di depan gedung Bawaslu terus berdatangan, kebanyakan dari mereka berkumpul lebih dulu di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kondisi lalu lintas pada pukul 14.00 Wib, mulai terjadi kemacetan.

Dari pantauan, massa berada di depan Gedung Bawaslu dan dibatasi dengan kawat berduri yang dipasang petugas. Berbagai atribut diperlihatkan massa pengunjuk rasa.

Unjuk rasa Koalisi Umat meminta agar kecurangan pemilu dihentikan.

Ada yang membawa spanduk, kertas bertuliskan Bentuk Tim Pencari Fakta Kecurangan. Ada juga permintaan audit IT KPU dan audit keuangan KPU. Tetapi, tidak sedikit juga massa yang membawa bendera Merah Putih.

"Tidak ada toleransi untuk kecurangan. Penjarakan yang curang," teriak pengunjuk rasa, Jumat 10 Mei 2019.

Unjuk rasa Koalisi Umat meminta agar kecurangan pemilu dihentikan.

Selain kaum laki-laki, banyak juga emak-emak yang hadir untuk mengikuti aksi ini. Mereka kompak meneriaki polisi yang berjaga. Mereka menyerukan, agar polisi selalu mengayomi dan jangan ikut kompetisi.

Di sisi lain, jajaran Brimob dan TNI lengkap dengan senjata laras panjang terlihat berjaga-jaga. Tidak sedikit juga yang disiagakan di lantai 2 kawasan Sarinah. Sebagian juga ada yang berjaga di jembatan penyeberangan orang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:VIVA.CO.ID
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww