Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
14 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
15 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
14 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
13 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
15 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
6
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
14 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lagi! Eks Jurnalis Tewas, Kali Ini di Afganistan

Lagi! Eks Jurnalis Tewas, Kali Ini di Afganistan
Minggu, 12 Mei 2019 17:46 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - 'MM', seorang mantan jurnalis televisi Ariana News yang kemudian menjadi penasihat untuk Komisi Urusan Budaya Parlemen Afghanistan, tewas dibunuh di dekat rumahnya di Kabul Timur pada Sabtu (11/05/2019).

Juru bicara kepolisian setempat, Basir Mujahid mengatakan, pelaku diduga adalah dua orang pria bersepeda motor dan membunuh MM saat "dalam perjalanan untuk bekerja".

Belum diketahui motif dari pembunuhan itu, tapi insiden pilu tersebut terjadi di tengah ancaman pada hak-hak perempuan, menjelang kemungkinan keluarnya pasukan asing dari Afghanistan dan potensi kembalinya peran Taliban garis keras ke dalam pemerintahan.

"Di negara di mana hidup saya dalam bahaya sebagai jurnalis, saya ingin pemerintah tidak menunjukkan penghargaan atas pekerjaan kami tetapi untuk fokus pada bagaimana melindungi kami," kata Zalma Kharooty, seorang jurnalis wanita Afghanistan yang dipublikasikan di Facebook, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Minggu (12/05/2019).

Sebelumnya, eks jurnalis media cetak Suara Gegana Indonesia, "S", ditemukan tewas bersimbah darah dengan banyak luka akibat senjat tajam di tubuhnya. Jenazah "S" ditemukan di bale-bale di Tanah Merah, Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (09/05/2019) malam hari.

Pengungkapan motif pembunuhan sadis itu masih terkendala. Salah satu sebabnya, ponsel korban yang tak kunjung ditemukan hingga berita ini dimuat.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww