Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
13 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
3
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
11 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
4
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Politik
14 jam yang lalu
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
5
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
15 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
6
Penerapan New Normal Sekolah, Pemkab Siak Tunggu Petunjuk Pusat
Peristiwa
13 jam yang lalu
Penerapan New Normal Sekolah, Pemkab Siak Tunggu Petunjuk Pusat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Longsor Tambang Emas Rakyat di Gunung Pongkor Kembali Telan Korban Jiwa

Longsor Tambang Emas Rakyat di Gunung Pongkor Kembali Telan Korban Jiwa
Senin, 13 Mei 2019 23:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hujan deras telah menyebabkan longsor kembali terjadi di lokasi penambangan emas rakyat di Gunung Pongkor, Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung, Kab. Bogor pada 12/5/2019 dini hari.

Menurut Kepala Humas dan Pusat Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, akibat struktur tanah yang labil serta hujan deras yang terus-menerus mengakibatkan tanah longsor di Gunung Pongkor sehingga puluhan penambang tertimbun longsor.

Namun demikian kata dia, sampai saat ini belum ada data pasti jumlah penambang. "Namun berdasarkan keterangan beberapa warga yang selamat, mengatakan bahwa jumlah penambang ada sekitar 20 orang," ujarnya kepada GoNews.co melalui pesan Whatsapp, Senin (13/5/2019) malam.

Tim SAR kata Sutopo, mengalami kesulitan mengevakuasi korban karena lokasi longsor yang sangat curam dan ada di kaki gunung.

"Medan cukup berat dan hanya bisa dilakukan secara manual. Pencarian dihentikan saat ini dan dilanjutkan esok hari. Aparat bersama PMI, relawan dan warga berusaha mengevakuasi korban," tandasnya.

Berikut Jumlah korban sementara:

5 orang meninggal dunia tanpa identitas telah ditemukan hingga siang tadi.

3 orang selamat atas nama:

1. Uus (35) Desa Bantar Karet.
2. Dede (30) Desa Cisarua.
3. Dika (24) Desa Cisarua.***


wwwwww