Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
13 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
3
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
11 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
4
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Politik
14 jam yang lalu
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
5
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
14 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
6
Penerapan New Normal Sekolah, Pemkab Siak Tunggu Petunjuk Pusat
Peristiwa
13 jam yang lalu
Penerapan New Normal Sekolah, Pemkab Siak Tunggu Petunjuk Pusat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bukber Bareng Jokowi, OSO Sebut Wiranto dan MK Soal Kekalahan Hanura di Pemilu

Bukber Bareng Jokowi, OSO Sebut Wiranto dan MK Soal Kekalahan Hanura di Pemilu
Rabu, 15 Mei 2019 18:25 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang juga Ketua Umum partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), berbicara soal kekalahan partai Hanura di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

"Nggak apa-apa, Presidennya menang," ujar OSO saat menyampaikan sambutan dalam acara Buka Puasa Bersama (Bukber) para petinggi negara di kediamannya, di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/05/2019).

OSO juga berujar, jika ada pertanyaan 'kenapa Hanura kalah?', maka pertanyaan itu bisa disampaikan ke Menko Polhukam RI.

"Tanya Wiranto!" ujarnya.

Lebih jauh, OSO juga menyinggung soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Lantaran putusan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menebitkan PKPU yang membuat OSO tak bisa mencalonkan diri menjadi Calon Legislatif (Caleg) dalam Pileg 2019.

"Diputuskan oleh MK, tapi (Hakim yang memutuskan, red) tidak hadir di sini," ujar OSO.

"Saya harus mundur (dari, red) Ketua Partai. Bagaimana bisa? Saya sudah menerima (amanah sebagai Ketua Partai, red), saya nggak bisa mundur. Saya korbankan (pencalegan saya)," tegas OSO.

Sebelum rentetan pernyataan tersebut, OSO lebih dulu mengucapkan salam hormat dan terima kasih pada segenap tamu undangan yang hadir. Kepada Presiden Jokowi, OSO spesifik mengatakan, "terima kasih atas kehadiran Bapak Presiden yang sudah ke-4 kalinya hadir dalam undangan kita berbuka puasa,".

Turut disebut oleh OSO para petinggi negara lain di antaranya, Anggota DPD se-Indonesia, Para Gubernur, Ketua PBNU Said Aqil, Panglima TNI, Kepala BPK Ketua MK, Ketua MA, para Ketua Partai Politik, para Menteri Kabinet Jokowi, dan lainnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww