Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Wakil Ketua DPR Ingatkan Aparat Tak Lakukan Tindakan yang Bisa Memancing Amarah Rakyat

Wakil Ketua DPR Ingatkan Aparat Tak Lakukan Tindakan yang Bisa Memancing Amarah Rakyat
Kamis, 16 Mei 2019 17:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap aparat keamanan untuk tidak memancing kemarahan massa dengan tindakan represif.

Hal ini diungkapkan Fahri Hamzah, menanggapi soal penolakan hasil Pilpres 2019 yang dilakukan Calon Presiden 02 Prabowo Subianto berimbas pada khalayak banyak.

"Saya mengimbau agar aparat tidak menambah radikalisme massa," ujar deklator Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) ini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/5).

Beberapa bulan terakhir ini kata Fahri, dirinya melihat ada sebagian aparat yang mulai melakukan tindakan represif terhadap orang-orang yang terafiliasi dengan kubu 02.

Sebut saja salah satunya yaitu mentersangkakan politisi PAN Eggi Sudjana dengan kasus makar.

Padahal, people power yang disampaikan Eggi hanya karena kekecewaan atas penyelenggara pemilu yang dinilai tidak netral.

"Janganlah anggap itu sebagai kekecewaan. Orang main bola saja ada kekecewaan apalagi orang pilpres. Jadi tolong lihat itu secara tenang gitu lho, jangan takut ini ada makar, mana ada orang makar hari gini," pungkas Fahri.***

wwwwww