Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
9 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
14 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
13 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
13 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
13 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
13 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Perang 'GoFood' ala Amazon Vs Uber Eats yang Pakai Sepeda

Perang GoFood ala Amazon Vs Uber Eats yang Pakai Sepeda
Ilustrasi. (net)
Senin, 20 Mei 2019 12:50 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Membeli makanan dengan menggunakan jasa layanan beli-antar seperti GoFood milik GoJek telah menjadi gaya hidup kaum urban yang sibuk di kota-kota besar di Indonesia. Berbagai bentuk promo dibuat agar layanan GoFood dapat 'mengikat loyalitas perut' baik konsumen, maupun driver.

Mungkin banyak yang sudah tahu bahwa layanan serupa juga ada di negara-negara lain. Namanya tentu bukan GoFood. Seperti di London, Inggris misalnya, ada Deliveroo, wujud investasi Amazon di bidang layanan serupa GoFood. Tentu dengan pesainya, Uber Eats.

Yang unik dari mereka adalah, moda kendaraan yang digunakan; ada yang menggunakan sepeda kayuh. Beda kan dengan di Indonesia!

Dilansir reuters.com pada berita berjudul 'Amazon-Uber food fight means empty bellies for all', Deliveroo yang berbasis di London ini, tersebar di 500 kota di Eropa dan Asia. Pada hari Jumat lalu Deliveroo mengumumkan, mereka telah mengumpulkan $ 575 juta dari investor yang dipimpin oleh raksasa web, Amazon.

Penggalangan dana ini penting untuk melanjutkan serangannya yang berkelanjutan terhadap saingannya, Uber Eats. Karena sementara Deliveroo membebankan biaya restoran dan makan malam untuk setiap pengiriman agar dapat membayar pengemudi, Uber Eats mengunci dengan memangkas biaya yang dikenakan restoran.

Seperti itu lah persaingan bisnis, sebagaimana publik Indonesia melihat GoFood (GoJek) dengan GrabFood (Grab). Tapi di Indonesia, mereka tidak menggunakan sepeda kayuh.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww