Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
18 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
15 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

13 Ribu Personel Amankan Sidang MK, Polisi Pastikan Tak Ada Senjata Api

13 Ribu Personel Amankan Sidang MK, Polisi Pastikan Tak Ada Senjata Api
Kamis, 27 Juni 2019 11:54 WIB
JAKARTA - Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pihaknya telah siap mengamankan jalannya sidang putusan sengketa hasil Pemilu presiden 2019. 13.747 personel TNI-Polri disiagakan menjalankan sidang hari ini, Kamis (27/6).

"Kami siap, sesuai jadwal kami terima tanggal 27 Juni 2019 akan dilaksanakan putusan sidang sengketa PHPU pilpres pagi hari ini sesuai protap," katanya di depan Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).

Guna kondusifitas, dia mengungkapkan, beberapa ruas jalan di depan Gedung MK dialihkan. Seperti di depan arah Jalan Medan Merdeka Barat di dua arusnya dialihkan melalui Jalan Merdeka Selatan.

Terkait protap pengamanan massa aksi, Harry menegaskan, kepada tiap jajaran untuk tidak menggunakan senjata api dan peluru tajam. Dia memastikan anggotanya tidak ada yang membawanya pada saat bertugas nanti.

"Jadi tadi sudah dicek provos untuk yakinkan petugas tidak membawa peluru senjata tajam," tegasnya.

Aksi massa dikomandoi Gerakan Kedaulatan Rakyat dan Persatuan Alumni 212 sudah mulai berdatangan pada pukul 08.00 WIB. Menurut Abdullah Hehamahua, kordinator aksi Gerakan Kedaulatan Rakyat, mengatakan akan ada satu juta massa hadir hari ini di sekitaran Gedung Mahkamah Konstitusi hari ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww