Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
24 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Layanan Paspor Jemput Bola di Pasaman Barat Sudah Terbitkan 500 Paspor

Layanan Paspor Jemput Bola di Pasaman Barat Sudah Terbitkan 500 Paspor
Layanan Paspor Jemput Bola kerjasama Kantor Imigrasi kelas II Agam dengan Pemkab Pasaman Barat.
Selasa, 09 Juli 2019 18:54 WIB
Penulis: Rio Nasution
PASBAR - Layanan Paspor Jemput Bola kerjasama Kantor Imigrasi kelas II Agam dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang sudah berjalan selama 6 bulan sangat membantu masyarakat Pasbar. Hal ini terbukti dengan tingginya animo masyarakat dalam mengurus paspor tersebut.

Menurut Kabag Humas Pemkab Pasbar, Yosmar Difia sebagai leading sektor Layanan Paspor Jemput Bola, antusiaisme dan animo masyarakat Pasbar untuk mengurus paspor sangat tinggi. Sehingga kuota dari awalnya 30 orang sekali pelayanan, naik menjadi 50 orang.

"Kami pun kewalahan dalam melayani masyarakat, dalam artian kadang adanya gangguan sistem dan jaringan sehingga pelayanan jadi tertunda. Masyarakat terus bertambah setiap minggunya mendaftar," kata Yosmar Difia.

Ia menambahkan, sejak pelayanan paspor jemput bola ini dibuka, sudah lebih dari 500 paspor yang dicetak melalui pelayanan tersebut. Tidak hanya itu saja, pejabat vertikal maupun pejabat di lingkungan Pemda Pasbar juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Agam dengan Pemda Pasbar tersebut.

"Pejabat yang belum membuat paspor juga menggunakan kesempatan paspor jemput bola ini," tandas Yosmar Difia.

Sementara itu, salah seorang masyarakat yang mengurus paspor, Hani, mengaku sangat terbantu dengan program paspor jemput bola ini. Karena banyak waktu, tenaga dan materi yang terpangkas ketika mengurus paspor di Pasbar daripada harus ke Bukittinggi.

"Kalau ke Bukittinggi saya harus meluangkan waktu yang cukup banyak dan mengeluarkan biaya untuk pergi dan pulang. Belum lagi harus meninggalkan rutinitas pekerjaan. Tidak hanya itu saja, kalau tidak selesai satu hari, saya harus balik lagi," kata Hani.

Kelompok wisata atau travel biro juga menyadari betapa pentingnya keberadaan pelayanan paspor jemput bola tersebut.

"Ini baru namanya pemerintah hadir di tengah masyarakat. Saya sebagai pengurus biro perjalanan merasakan kelonggaran dalam mengurus paspor pelanggan saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pasaman Barat, karena mengerti kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat nya," tandas Wiwin, salah seorang pengurus biro perjalanan di Pasbar.(rio)

wwwwww