Loading...    
           

Ibu Bercadar Pingsan Dijambret di Pekanbaru

Ibu Bercadar Pingsan Dijambret di Pekanbaru
Senin, 15 Juli 2019 14:05 WIB
PEKANBARU - Seorang ibu-ibu bercadar yang menggendong anaknya pingsan setelah dijambret di depan Teras Kafe jalan Sumatera, Kota Pekanbaru, Riau Senin (15/7/2019). Anak perempuannya berusia sekitar 5 tahun ikut terjatuh ke trotoar.

"Tadi ibuk ini pesan grab (taxi online), tiba-tiba datang jambret," ujar teman wanita korban kepada GoRiau.com di lokasi kejadian. 

Pantauan GoRiau.com yang kebetulan berada di lokasi, korban bercadar hitam dengan busana serva hitam tergeketak di pinggir jalan. Sang anak menangis histeris sambil mengulurkan tangannya. Rekan wanita korban langsung menggendong anak tersebut.

"Tadi yang dijambret HP, tapi dibuang lagi sama penjambretnya," kata wanita tersebut. Tas sandang yang dibawa korban tampak masih di pegangan korban.

Puluhan pengunjung Teras Kafe langsung berdatangan menolong ibuk tersebut. Seorang jurnalis media nasional Detik.com, Haidir Tanjung dan Sany dari merdeka.com bersama warga sekitar langsung menggotong korban ke dalam kafe. 

Haidir membawa korban hingga dibaringkan ke lantai dalam kafe tersebut. Pria paruh baya pemilik kafe, Nazarudin membentangkan karpet untuk alas.

"Tolong ambilkan air putih, cepat," teriak Haidir.

Pelayan kafe langsung membawakan air putih hangat. Teman wanita korban membuka cadar dan meminumkan air putih di gelas putih. Namun, korban masih belum sadar. 

Dia juga menghubungi suami korban untuk memberitahu kondisi tersebut. Si anak masig terus menangis tiada henti. 

"Di jalan Sumatera ini sudah belasan kali terhadi jambret. Harusnya ada polisi yang stanby di sekitaran sini. Kasihan banyak warga dijambret di jalan sini," kata Nazaruddin.

Hingga kini korban masih terbaring pingsan di dalam kafe tersebut sambil menunggu keluarganya. Pemilik kafe menawarkan agar korban dibawa ke rumah sakit. Namun, rekan korban masih menunggu keluarganya untuk menjemput. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Riau, GoNews Group

       
        Loading...    
           
wwwwww