Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
14 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
Sepakbola
17 jam yang lalu
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
3
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
Sepakbola
17 jam yang lalu
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
4
Lawan Manchester United, Bournemouth Unggul di Bola Mati
Sepakbola
17 jam yang lalu
5
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi PasukanĀ 
Sepakbola
16 jam yang lalu
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi PasukanĀ 
6
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Kesehatan
21 jam yang lalu
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Setelah M. Nasir, KPK akan Panggil Muhajidin Soal Pengurusan DAK

Setelah M. Nasir, KPK akan Panggil Muhajidin Soal Pengurusan DAK
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febridiansyah saat memberi keterangan pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (16/7/2019).
Selasa, 16 Juli 2019 20:13 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memanggil kembali adik M. Nazaruddin, Muhajidin Nur Hasim, terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

"Kami ingin tahu (sejauh mana, red) pengetahuan para saksi tersebut terkait dengan pengurusan DAK," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (16/7/2019).

Karena menurut Febri, KPK menduga bahwa salah satu sumber gratifikasi terhadap Bowo Sidik Pangarso, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Sebelumnya, KPK pernah memanggil Muhajidin yang merupakan adik dari terpidana perkara korupsi Wisma Atlet dan Pencucian Uang M. Nazaruddin, namun Mujahidin tidak memenuhi panggilan.

Febri mengatakan, "kami harap yang bersangkutan besok datang. Karena kan ini juga sudah panggilan yang kedua, akan lebih baik datang dan jelaskan saja apa adanya,".

Febri juga mengatakan, Muhajidin akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Indung. Diketahui, Indung merupakan pihak swasta yang juga anak buah Bowo Sidik di PT Inersia.

Jika Muhajidin datang memenuhi panggilan KPK, maka sudah 2 orang adik dari M. Nazaruddin yang diperiksa KPK. Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa Anggota Komisi VII DPR RI, M. Nasir untuk tersangka Indung.***


wwwwww