Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
20 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
2
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
DPD RI
4 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
3
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Politik
9 jam yang lalu
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
4
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Peristiwa
20 jam yang lalu
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
5
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
Peristiwa
20 jam yang lalu
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
6
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Politik
8 jam yang lalu
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Home  /  Berita  /  GoNews Group

TNI AL Tambah Dua Unit Kapal Patroli Cepat

TNI AL Tambah Dua Unit Kapal Patroli Cepat
Kamis, 18 Juli 2019 18:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - TNI Angkatan Laut akan menambah Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dengan kembali membangun 2 unit Kapal Patroli Cepat (PC) 40 Meter di galangan kapal PT. Caputra Mitra Sejati. Pembangunan tersebut diawali dengan prosesi Peletakan Lunas Kapal (Keel Laying) yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., di Banten, Kamis (18/7/2019).

Dinas Penerangan Angkatan Laut dalam siaran persnya menyebutkan kapal PC 40 yang dibangun akan memperkuat jajaran KRI di Komando Armada II. Alutsista ini merupakan kapal perang karya anak bangsa yang diproduksi oleh PT Caputra Mitra Sejati, Banten. Kapal Perang tersebut memiliki panjang 45.50 meter, lebar 7.90 meter, tinggi 1.80 meter serta memiliki kecepatan ekonomis 15 knot, kecepatan jelajah 17 knot, kecepatan maksimum 24 knot serta endurance selama 6 hari.

Laksamana Madya TNI Wuspo Lukito dalam amanatnya antara lain menyampaikan bahwa, sebagai bagian integral dari komponen pertahanan negara, TNI AL akan terus mengembangkan dan membangun kekuatannya hingga mencapai kekuatan laut (sea power) yang profesional dan modern serta dipercaya oleh rakyat, sejalan dengan kebijakan Minimum Essential Force (MEF).

“Dalam merencanakan suatu pengadaan Alutsista seperti halnya pembangunan kapal perang ini, memerlukan suatu perencanaan yang matang. Pengadaan bukan saja berarti Angkatan Laut hanya akan memiliki kapal perang ini saja, namun juga harus bisa menggunakan kemampuan dari Alutsista tersebut sesuai dengan fungsi azasi yang diharapkan” ujar Wakasal.

Turut hadir menyaksikan prosesi Keel Laying ini, para pejabat tinggi di lingkungan TNI AL antara lain, Irjenal Laksda TNI Djoko Erwan, M.Tr (Han), CFrA., Aslog Kasal Laksda TNI Moelyanto, M.Si (Han)., Kadisadal Laksma TNI Prasetya Nugraha, S.T., Kadismatal Laksma TNI Budi Sulistyo, Direktur PT. CMS Kris Pramono serta jajaran Direksi PT. CMS Banten. ***


wwwwww