Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
11 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
20 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
3
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
23 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
4
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
22 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
5
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
23 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
6
Bamsoet Dorong Semua Komunitas Pemukiman Patuhi Protokol Kesehatan  
MPR RI
22 jam yang lalu
Bamsoet Dorong Semua Komunitas Pemukiman Patuhi Protokol Kesehatan  
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kejuaraan Wushu Junior Asia 2019

Indonesia Tambah Dua Perak dan Tiga Perunggu

Indonesia Tambah Dua Perak dan Tiga Perunggu
Kamis, 22 Agustus 2019 19:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Wushu Indonesia kembali menambah dua medali perak dan tiga perunggu pada hari ketiga Kejuaraan Wushu Junior Asia di Kompleks Sukan Negara Hassanal Bolkiah Bandar Seri Begawan, Brunai Darussalam, Kamis, 22 Agutus 2019.

Dua medali perak disumbangkan Gabriele Felicia Ariyanto dan Jenifer Tjahyadi (Taulo). Sedangkan tiga perunggu masing-masing disumbangkan Juan Hendy Irmanto (Taulo), Maria Ulfa dan Harry Brahmana (Sanda).

Turun di nomor Nanquan A Putri, Gabriel Felicia meraih perak dengan nilai 9,41. Medali emasnya direbut Sam In Wong (Macao) dengan nilai 9.43 dan prunggu direbut Rezina Tamang (India) ngan nilai 9.14.

Sukses Gabriel meraih perak diulangi Jennifer Tjahyadi yang turun di nomor Dao Shu B Putri dengan mengantongi nilai 9,30. Ini merupakan medali kedua bagi atlet kelahiran Surabaya, 3 Agustus 2004 setelah sebelumnya meraih perunggu di nomor Gun Shu B Putri.

Medali emas nomor Dao Shu B Putri diraih Zoe Tan Ziyi (Singapura) dengan nilai 9.30 dan perunggu direngkuh Un Kei Lao (Macao) dengan nilai 9.21.

"Saya apresiasi prestasi yang diraih Jennifer Tjahyadi dengan menyumbangkan satu perak dan satu perunggu bagi Tim Wushu Indonesia. Ini membuktikan penampilannya sudah jauh lebih baik pada saat meraih perunggu," kata pelatih Taulo, Sherly Hoediono yang dihubungi melalui WhatsApp. 

Di nomor Taiji Jian A Putra, Juan Hendy Irmanto harus puas kebagian perunggu dengan nilai 9,48. Medali emas diraih Tay Yu Xuan (Singapura) dengan nilai 9.50 dan perak jatuh ke tangan Chen Hsing Shan (Taipei) dengan nilai 9,48.

Di nomor Sanda kelas 52kg B Putra, Maria Ulfa hanya mampu meraih perunggu setelah kalah dari Gwon Munyeong (Korea Selatan) dalam pertandingan semifinal. Begitu juga Harry Brahmana harus puas dengan medali perunggu setelah kalah dari Li Jiakai (China) dalam pertandingan semifinal kelas 60kg B Putra.

"Maria Ulfa dan Harry Brahmana secara teknik tidak kalah dari lawan-lawannya. Hanya keduanya perlu dipersiapkan lagi agar bisa lebih baik pada saat tampil di event internasional lainnya," kata Herman Syah Monginsidi.

Peluang Indonesia meraih emas dari nomor Sanda terbuka setelah Vabio Enzo Sitepu mengalahkan guyen Manh Cuong (Vietnam) di semifinal kelas 56kg B Putra. Di final, Vabio akan menghadapi Akbari Moghaddam Mahdi yang mengalahkan Vinay (India).

"Kami optimis Vabio bisa mengatasi Akbari Moghaddam di final sehingga bisa meraih medali emas," jelas Herman Syah Monginsidi.

Dengan hasil ini, Tim Wushu Indonesia sudah mengantongi 1 medali emas, perak dan 9 perunggu. ***


wwwwww