Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Imbang Lawan Persija. Kalezic: Itu Hasil Adil

Imbang Lawan Persija. Kalezic: Itu Hasil Adil
Rabu, 28 Agustus 2019 22:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Klub PSM Makassar berbagi poin dengan Persija Jakarta setelah bermain imbang 0-0, pada laga tunda pekan ke-7 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (28/8/2019).  

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menganggap hasil ini sudah adil bagi kedua tim. "Dari awal saya perkirakan pertandingan akan sengit. Persija dan PSM sudah saling mengetahui. Tidak ada rahasia antara kedua tim ini," kata Kalezic.

"Saya cukup puas dengan keberanian dan karakter pemain saya. Ini adalah hasil yang adil untuk kedua tim. Saya berharap Persija beruntung pertandingan selanjutanya sampai akhir musim," lanjutnya.

Dalam sebulan terakhir, PSM dan Persija telah bertemu dua kali pada final Piala Indonesia yang menggunakan skema home away. Juku Eja menjadi juara setelah unggul agregat 2-1. 

Kalezic mengatakan, pemainnya mengikuti instruksi dengan baik dan berhasil memanfaatkan kelemahan Persija. Bahkan beberapa peluang berhasil diciptakan, hanya saja gagal menjadi gol. 

"Kita meredam kekuatan Persija terutama di babak perama. Kita memanfaatkan kelemahan Persija, dari titik lemah tersebut kita dapat kesempatan, salah satunya peluang Eero Markkanen," kata Kalezic. 

Namun, kata Kalezic, pada babak kedua Persija bangkit dan berbalik memberi tekanan. Macan Kemayoran juga memanfaatkan beberapa freekick di area PSM. 

"Babak kedua saya harus beri pujian untuk Persija dan coachnya. Mereka memberikan tekanan lebih. Mereka dorong kita sampai ke tengah lapangan. Mereka mengkreasikan beberapa freekick. Dan dari satu dua kesempatan, Persija berbahaya pada momen tersebut," tandasnya. ***

wwwwww