Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
Hukum
24 jam yang lalu
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
2
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
3
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
14 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
4
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
2 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
5
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
2 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
6
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
2 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Gojek dan Grab Dipilih Jajal Motor Listrik Honda

Gojek dan Grab Dipilih Jajal Motor Listrik Honda
Gojek
Kamis, 29 Agustus 2019 03:41 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerjasama dengan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO), Panasonic, dan Honda dalam upaya mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air. Uji coba produknya, akan melibatkan Gojek dan Grab.

"Gojek dan Grab terlibat dalam proyek percontohan yang dinamakan The Demonstration Project To Increase Energy Efficiency Through Utilization Of Electric Vehicle And Mobile Battery Sharing," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin, Harjanto di Kemenperin, Jakarta Pusat, Rabu (28/08/2019).

Dipilihnya Gojek dan Grab, lantaran kedua perusahaan aplikasi transportasi itu mempunyai puluhan juta pengguna aktif dan ratusan ribu pengemudi di seluruh Indonesia sehingga potensial sebagai pengguna motor listrik.

Dan prototipe yang resmi diluncurkan di Bandung pada Rabu pun, memang seri PCX pabrikan Honda.

Berbagai sumber mengabarkan, motor listrik ini akan dipasarkan dengan sistem sewa pakai seharga Rp2 juta per bulan, lantaran banderol beli milik yang terbilang tinggi.***


wwwwww