Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
24 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
2
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
13 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton

Hakim Bebaskan Zahrizan dari Dakwaan Penipuan Ratusan Juta Rupiah

Hakim Bebaskan Zahrizan dari Dakwaan Penipuan Ratusan Juta Rupiah
Ilustrasi (internet).
Kamis, 29 Agustus 2019 15:12 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Majelis hakim PN Telukkuantan membebaskan Zahrizan, terdakwa penipuan ratusan juta rupiah. Majelis hakim menilai perkara tersebut masuk lingkup perdata, bukan pidana.

Vonis bebas tersebut diputuskan pada Rabu (28/8/2019) di PN Telukkuantan. Sidang ini dipimpin Reza Himawan Pratama, SH, MH selaku hakim ketua dan Rina Lestari Br Sembiring, SH, MH serta Duano Aghaka, SH selaku hakim anggota.

Dalam vonis, Zahrizan terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum. Namun, perkara tersebut adalah perdata sehingga Zahrizan lepas dari jeratan hukum atau onslag van recht vervolging.

Mendengar putusan itu, Zahrizan dan keluarga yang menghadiri persidangan langsung sujud syukur. Ia menegaskan berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan bisnisnya.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum Kejari Kuansing menuntut Zahrizan, PNS Kuansing, hukuman 3 tahun 6 bulan penjara. Jaksa menyatakan Zahrizan secara sah dan menyakinkan melakukan tindak penipuan sebagaimana dimaksud pasal 378 KUHP Jo pasal 65 ayat (1) KUHP.

Perkar Zahrizan berawal dari bisnis pengadaan alat kesehatan. Ia mengajak beberapa orang untuk berinvestasi dan diikat sebuah perjanjian. Salah satunya adalah Nurjamil, warga Langsat Hulu.

Dalam perjalannya, Nurjamil tidak menerima bagian seperti yang sudah disepakati. Karena itu, ia membawa kasus ini ke ranah hukum.***

wwwwww