Home > Berita > Riau

Xpander Terbakar bisa Berbuntut Ganti Rugi

Xpander Terbakar bisa Berbuntut Ganti Rugi
Mitsubishi Expander hitam yang terbakar di Riau. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 31 Agustus 2019 17:39 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengungkapkan, perlu dilakukan investigasi serius untuk mengetahui pasti penyebab terbakarnya Mitsubishi Expander di Riau.

"Pihak dealer harus segera mengusut secara terbuka, apa penyebab terbakarnya? Jika karena cacat produk atau kesalahan desain, maka pihak dealer harus memberikan ganti rugi dan atau ganti mobil baru pada konsumen," kata Tulus saat dikonfirmasi GoNews.co dari Jakarta, Sabtu (31/08/2019).

Langkah investigasi juga tengah dilakukan oleh Mitsubishi. Deputy General Manager of Coordination & Developement Office PT MMKSI, Intan Vidiasari saat dikonfirmasi mengatakan, "kami masih melakukan koordinasi dengan tim di Pekanbaru untuk segera melakukan investigasi atas penyebab utama atas kejadian ini,".

Seperti diberitakan sebelumnya, pengguna jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Riau, sempat dihebohkan dengan peristiwa terbakarnya satu unit mobil Mitsubishi Xpander warna hitam di atas flyover, depan Gramedia Pekanbaru pada Sabtu pagi.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Emil Eka Putra mengatakan, kronologis peristiwa terjadi pada pukul 07.55 WIB, Sabtu pagi dan saat pengemudi tengah mengendarai mobil tersebut.

"Dari pengakuan korban, awalnya speedometer minyak mobil turun secara tiba-tiba. Di saat yang bersamaan pengendara motor yang kebetulan melintas di flyover, melihat ada api dari bagian bawah kendaraan, lalu memberitahu kepada pengemudi kendaraan Xpander tersebut," ujar Emil kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu pagi.

Selanjutnya, begitu petugas dari Satlantas Polresta Pekanbaru mendapatkan informasi itu, polisi langsung bergegas ke lokasi dan melakukan pengamanan lalulintas. Kemudian menghubungi pihak pemadam kebakaran.

"Saat itu, ada tiga orang yang berada di dalam mobil. Sementara untuk identitas pengemudi saat ini kami belum mendapatkannya," pungkasnya.***


       
        Loading...    
           
wwwwww