Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Dikalahkan Badak Lampung, Simic: Seperti Ada Magic

Dikalahkan Badak Lampung, Simic: Seperti Ada Magic
Senin, 02 September 2019 18:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BEKASI - Klub Persija Jakarta gagal memanfaatkan status tuan rumah setelah dikalahkan Perseru Badak Lampung FC dengan skor 0-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/9/2019) dalam pekan ke-17 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019. Satu-satunya gol diciptakan oleh Marquinhos di babak pertama.

Padahal selama 90 menit Persija bermain menyerang sepanjang laga. Bahkan Macan Kemayoran sempat mendapatkan beberapa peluang emas dari Marko Simic, namun  tendangannya diblok kiper lawan dan mengenai mistar gawang. Pelatih Julio Banuelos menyebutkan timnya kembali dijauhi dewi fortuna.

“Jelas keberuntungan belum berpihak kepada kita, di mana kami kuasai pertandingan yang selama 90 menit, berkali-kali bola selalu kena tiang, dan tidak masuk," ujar Banuelos usai laga.

Pelatih asal Spanyol itu juga menambahkan kekalahan ini juga akibat beberapa pemain utama absen. Andritany Ardhiyasa yang dipanggil Timnas, Rohit Chand absen karena dipanggil Timnas Nepal dan Riko Simanjuntak yang terkena akumulasi kartu.

“Sangat sulit untuk bangkit karena banyak pemain yang tidak bisa bermain, itu sangat menganggu sekali. Namun demikian kami harus tetap kerja keras untuk persiapan di pertandingan berikutnya, supaya kami lebih baik lagi," katanya menambahkan.

Sementara Marko Simic juga dibuat heran dengan kegagalan timnya mencetak gol di pertandingan sore tadi. Bomber asal Kroasia ini pun merasa gawang Yoewanto Benny seperti ada unsur sihir.

"Saya juga sedikit bingung karena seperti ada magic di pertandingan kali ini, dengan tiga kali berbentur mistar gawang itu buktinya," ujar Simic. ***

wwwwww