Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
15 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

Bicara Soal Blok Rokan, LAMR Minta Komisi VII DPR RI Panggil Pertamina

Bicara Soal Blok Rokan, LAMR Minta Komisi VII DPR RI Panggil Pertamina
Ketua DPH LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar.
Selasa, 03 September 2019 17:03 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) kembali menyampaikan keinginannya untuk ikut mengelola Blok Rokan kepada Komisi VII DPR RI yang saat itu berkunjung ke Riau. Dengan harapan, komisi yang membidangi energi ini dapat menjadi perpanjangan tangan antara LAMR kepada PT Pertamina.

Setahun lalu, LAMR sendiri sudah pernah mendatangi langsung Kementerian ESDM dan bertemu dengan Wamen Archandra. Yang pada intinya, pemerintah pusat berjanji akan kembali bertemu dengan LAMR dalam waktu dekat untuk membahas masa depan Blok Rokan kedepannya. Namun hingga saat ini, pemerintah pusat juga tak kunjung membuka komunikasi dengan masyarakat adat.

"Kami berharap Komisi VII DPR RI bisa memanggil pihak Pertamina dan instansi terkait termasuk Kementerian ESDM dan SKK Migas untuk berunding bersama secara b to b," kata Ketua DPH LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar di Hotel Pangeran Pekanbaru, Jumat (30/8/2019).

Nantinya, Syahril menegaskan, bahwa LAMR tidak akan terlibat langsung dalam mengelola Blok Rokan tersebut. Ini dikarenakan LAMR merupakan badan nirlaba.

"Yang mengelola bukan LAMR, tapi badan usaha milik daerah (BUMD) dan badan usaha milik LAMR sudah siap. Kami juga sudah mempersiapkan secara finansialnya ataupun secara teknologi maupun manajemen. Yang jelas, orang Riau sudah mampu mengelola ini bersama-sama dengan Pertamina," tuturnya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww