Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
24 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
19 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
18 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
19 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
18 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Pelatih Kiper Borneo FC Bangga Aksi Nadeo

Pelatih Kiper Borneo FC Bangga Aksi Nadeo
Kamis, 05 September 2019 20:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Meski kebobolan dua gol kontra PS Tira Persikabo pekan lalu, performa Nadeo Argawinata tetap menuai pujian. Kiper asal Kediri ini sukses melakukan tiga penyelamatan penting.

Penyelamatan terbaik Nadeo ialah menggagalkan sepakan penalti Ciro Alves di menit ke-66. Berkat aksi heroik tersebut, Borneo FC berhasil membawa satu poin dari markas Tira Kabo.

Pelatih kiper Borneo FC Luizinho Passos mengaku bangga dengan aksi Nadeo. Dia menyebut kegemilangan sang pemain bersua Tira Kabo hasil dari kerja keras saat berlatih.

"Nadeo melakukan penyelamatan penting dan ini luar biasa. Saya bangga karena dia melakukannya dengan tidak mudah," kata Luiz, sapaannya.

Hasil yang didapat Nadeo memang bukan secara instan. Luiz menyebut seluruh kiper yang ada mendapat gemblengan super keras. Latihan yang digeber tak pernah ringan.

"Apalagi Nadeo pemain muda. Usianya masih 22 tahun. Tapi secara permainan sangat matang dan profesional. Kualitas teknik bagus dan selalu disiplin berlatih," imbuhnya.

Ditemui terpisah, Nadeo menganggap laga kontra Tira Kabo bagus untuk tim serta dirinya pribadi. Keberhasilan menganggalkan penalti lawan juga motivasi dari seluruh pemain. "Semua pemain bekerja keras. Saya juga salut karena selalu kompak sepanjang pertandingan," ujar Nadeo.

Berkat performa konsisten Nadeo, dia mendapat pemanggilan mengikuti Timnas U-23 yang melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta. Selain itu, rekan setimnya Ulul Azmi turut dipanggil. "Bersyukur lagi dan senang pastinya. Semoga selalu bisa memberikan yang terbaik," pungkasnya. ***


wwwwww