XL Axiata Siapkan Pelajar Sumatera Hadapi Revolusi Industri 4.0

XL Axiata Siapkan Pelajar Sumatera Hadapi Revolusi Industri 4.0
Head of Sales Greater Medan, Horas Lubis dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendididikan (LPMP) Provinsi Sumatera Utara, Afrizal Sihotang, ST, M,Si foto bersama peserta XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 yang dilaksanakan di Lembaga Penjaminan Mutu Pen
Jum'at, 06 September 2019 17:39 WIB

MEDAN - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia kembali menyelenggarakan program pengembangan kepemimpinan dan karakter “XL Axiata Youth Leadership Camp (XYLC) 2019”. Acara ini bertujuan menyiapkan para pelajar untuk mampu menghadapi Revolusi Industri 4.0 di masa mendatang, yang saat ini sebenarnya sudah mulai berlangsung. Program ini telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Sebanyak total 600 siswa setingkat SMA/SMK akan mengikuti program tahunan yang akan berlangsung di Medan, Sumatera Utara, Jumat (6/9). Para pelajar peserta acara XYLC 2019 ini berasal dari sekitar 50 sekolah di Medan, Lubuk Pakam, Tanjung Morawa, Binjai, Banda Aceh, Dumai, Bengkulu dan beberapa kota lainnya. Head of Sales Greater Medan, Horas Lubis hadir membuka acaranya ini Bersama Kepala Dinas Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan, Afrizal Sihotang, ST, M,Si.

Group Head XL Axiata West Region, Francky Rinaldo Pakpahan mengatakan, “Upaya untuk ikut serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia terus kami kembangkan. Tidak terkecuali di Sumatera. XYLC di Medan ini diikuti oleh para pelajar dari sejumlah kota dan kabupaten di Sumatera Utara dan Aceh. Materi yang akan diajarkan dalam pelatihan selama 2 hari ke depan ini sangat penting dimiliki oleh semua pelajar karena bersifat pengetahuan dan keahlian yang paling urgen untuk mereka miliki guna menghadapi perubahan zaman di mana kita sedang dalam tahap memasuki era Revolusi Industri 4.0.”

Menurut Francky, materi soft skill atau keahlian yang diajarkan dalam XYLC ini kemungkinan tidak disampaikan di sekolah-sekolah umum. Padahal materi-materi tersebut justru bisa menjadi panduan bagi para pelajar dan generasi muda Indonesia agar bisa beradaptasi dengan berbagai perubahan zaman yang sangat cepat seiring dengan penerapan teknologi digital yang juga sangat pesat kemajuannya di berbagai ranah kehidupan.  

Soft skill atau yang dikenal dengan transversal skill yang diajarkan di acara ini merupakan keahlian yang dibutuhkan di semua bidang kerja. Kemampuan ini mencakup kreativitas, imaginasi, intuisi, emosi, dan etik yang sangat bermanfaat dalam membangun interaksi sosial. Sesuai rumusan World Economic Forum, kemampuan atau soft skills yang perlu dimiliki oleh semua orang saat ini, antara lain kemampuan menyelesaikan permasalahan, berpikir kritis, kolaborasi dan koordinasi, komunikasi, serta kemampuan kognitif yang baik.

Tujuan utama diadakannya XYLC ini adalah untuk menciptakan generasi muda dengan kualitas daya saing tinggi yang adaptif terhadap perubahan yang sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4.0. Untuk itu, XL Axiata telah menyiapkan serangkaian topik pelatihan yang sesuai, yaitu berpikir kritis dan kreatif, bicara di depan umum, kolaborasi secara digital, media sosial yang menginspirasi, pemecahan masalah, kecerdasan emosi, serta kepemimpinan.

Secara teknis, para peserta pun akan langsung dibimbing oleh pembicara yang merupakan karyawan XL Axiata dengan expertise yang sudah teruji. Mendapatkan mentoring berkelanjutan dari para mahasiswa peserta XL Future Leaders, dan tentunya akan mendapatkan e-sertifikat dari XL Axiata.

Karena kuota peserta yang terbatas hanya 100 peserta per lokasi, maka panitia memprioritaskan peserta yang menjadi pengurus organisasi siswa di sekolah (OSIS, MPK, Pramuka, dll). Diharapkan program ini terus mendapat dukungan dari sekolah yang pernah menerima manfaat. (rls)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ekonomi, Riau, Umum

       
        Loading...    
           
wwwwww