Loading...    
           
Home > Berita > Umum

Satria Mandala Putra, Anggota Dewan Termuda Kuansing Periode 2019 - 2024

Satria Mandala Putra, Anggota Dewan Termuda Kuansing Periode 2019 - 2024
Satria Mandala Putra berfoto bersama orangtuanya usai pelantikan di DPRD Kuansing, Senin (9/9/2019).
Senin, 09 September 2019 15:34 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Satria Mandala Putra, SSi adalah satu dari 35 orang anggota DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), Riau yang baru saja dilantik. Umurnya baru 25 tahun dan akhir tahun ini genap 26 tahun.

"Saya siap menjalankan amanah sebagai wakil rakyat dan memperjuangkan aspirasi masyarakat," tegas Satria, Senin (9/9/2019) di Gedung DPRD Riau.

Pada acara pelantikan ini, Satria didampingi oleh kedua orangtuanya. Adalah Ruslan dan Sukasmi. Mereka terlihat bahagia pada acara pelantikan anggota DPRD Kuansing periode 2019 - 2024.

Menjadi anggota dewan, Satria tidak akan berpangku tangan. Dengan tegas, ia akan memperjuangkan aspirasi masyarakat terutama di daerah pemilihannya. "Sekarang sudah ada wadahnya. Ya melalui DPRD."

"Niat awal saya maju ini untuk memajukan kampung halaman. Sangat miris melihat kondisi kampung saya. Masih banyak kesenjangan. Bahkan, SD tempat saya sekolah, bangunannya sangat memprihatinkan," ujar Satria.

Melihat banyaknya kesenjangan, hati Satria tergerak untuk bertarung pada Pileg 2019. Ia memang baru di dunia perpolitikan.

Satria terjun ke dunia politik pada tahun 2017. Tepatnya ketika Komperensi terpilih sebagai Ketua PAN Kuansing. Satria pun ditunjuk sebagai Ketua Bapilu PAN Kuansing.

"Kemudian, saya memilih maju lewat PDIP," ujar Satria.

Perjuangan Satria untuk sampai ke parlemen Kuansing tidaklah mudah. Terlebih, orang-orang di sekelilingnya atau tim sukses hanyalah orang biasa. Tidak ada kalangan elit.

"Tim saya hanya orang biasa. Orang menyebut kami 'pasukan kelene-kelene'. Banyak yang sepele dengan perjuangan kami," ujar Satria.

Dipandang sebelah mata dan diremehkan, tidak membuat semangat Satria dan timnya kendur. Mereka semakin semangat dalam meyakinkan masyarakat. Terutama kaum milenial.

"Ada juga APK saya dirusak OTK," kata anak kedua dari empat bersaudara ini, mengenang masa perjuangannya.

Kepercayaan masyarakat mulai tumbuh kepada Satria ketika ia menjadi ketua panitia pembuatan jalur Bintang Emas Cahaya Intan. Kemudian, ia terus aktif di berbagai kegiatan sosial masyarakat Hulu Kuantan.

"Dari situ, banyak dorongan dan dukungan dari masyarakat supaya saya maju," ujar alumni Fisika FMIPA Unri ini.

Masyarakat Dapil III, khususnya Kecamatan Hulu Kuantan menilai Satria mampu menjadi wakilnya di DPRD Kuansing. Alhasil, pada Pileg April lalu, Satria meraup 1.002 suara. Itu menjadi bekalnya duduk sebagai wakil rakyat.

"Alhamdulillah, ini atas izin Allah SWT, restu orangtua, doa keluarga dan perjuangan seluruh tim dan masyarakat," kata Satria.***


       
        Loading...    
           
wwwwww