Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
2
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
16 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
3
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
3 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
4
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
4 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
5
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
4 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
6
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
4 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Hanya Terjadi Sekali 300 Tahun, Siak Beruntung Menjadi Pusat Pengamatan Gerhana Matahari Cincin

Hanya Terjadi Sekali 300 Tahun, Siak Beruntung Menjadi Pusat Pengamatan Gerhana Matahari Cincin
Bupati Siak, Drs H Alfedri memberikan cenderamata kepada Erna Sri Adiningsih Sekretariat Utama Lapan
Selasa, 10 September 2019 19:15 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK SRI INDRAPURA - Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada 26 Desember 2019 mendatang, bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia. Akan tetapi yang berbentuk cincin hanya di beberapa Daerah, yakni Padang Sidempuan, Sibolga, Kabupaten Siak, dan Kepulauan Riau serta sebagian Kalimantan Barat bagian Utara yakni di Kabupaten Singkawang.

Fenomena langka yang hanya akan terjadi sekali 300 tahun ini sangat menguntungkan bagi daerah Kabupaten Siak yang terpilih menjadi pusat pengamatan Gerhana Matahari Cincin. Karena akan banyak wisatawan dalam dan luar negeri yang akan datang ke Siak untuk menikmati keindahan GMC.

"Sehingga nantinya, media nasional maupun para pengamat gerhana akan berkumpul di Siak, untuk mengamati fenomena langka tersebut. Puncak fenomena GMC hanya berlangsung selama 2 menit yakni tepat pada pukul 12:17:42 WIB, oleh karena itu, mari kita bersama-sama mensukseskan kegiatan pengamatan GMC tersebut," kata Humas Lapan Jasyanto, Selasa (10/9/2019).

Guna mempersiapkan pengamatan Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Desa Bunsur Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Pemda Siak lakukan pertemuan lanjutan dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Pertemuan dilaksanakan di kantor Lapan, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Bupati Siak Alfedri membawa Asisten II Setda Kabupaten Siak Hendrisan, Kadis Pariwisata Kabupaten Siak Fauzi Asni dalam pertemuan itu.

Untuk mensukseskan kegiatan pengamatan GMC ini, kata Bupati Siak Alfedri mendambahkan, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, yakni salat Gerhana Matahari secara berjamaah, tablig akbar, sosialisasi edukasi bagi anak sekolah, lomba karya tulis ilmiah, lomba fotografi dan bazar serta hiburan religius dan mengundang Nisya Sabyan.

"Untuk pengamatan Gerhana Matahari Cincin, akan dipusatkan di dua lokasi yakni di lapangan bola Desa Bunsur dan kota Siak Sri Indrapura tepatnya di Taman Tengku Agung dan Water Front City", jelas Alfedri.

Masih kata Alfedri, dalam momen bersejarah ini, InsyaAllah Pemkab Siak akan berencana untuk memecahkan tiga Rekor Muri, yakni dengan menghadirkan penonton terbanyak, pembuatan kacamata gerhana terbesar dan pembuatan teropong lubang jarum terbanyak.***


wwwwww