Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
2
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
15 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
3
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
2 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
4
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
3 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
5
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
3 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
6
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
3 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lulus Seleksi, Penghulu di Siak Dituntut Mampu Kembangkan Program Smart Kampung

Lulus Seleksi, Penghulu di Siak Dituntut Mampu Kembangkan Program Smart Kampung
Calon Penghulu di Siak mengikuti tes wawancara dan tertulis.
Selasa, 10 September 2019 14:36 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK SRI INDRAPURA - Sebanyak 54 bakal calon Penghulu se kabupaten Siak, Riau mengikuti seleksi tes tulis dan wawancara. Para kandidat ini jika nanti terpilih sebagai Penghulu, sangat dituntut kesungguhannya dalam menyempurnakan program smart kampung dan memiliki inovasi untuk memajukan wilayahnya.

Demikian dikatakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Budi Yuwono saat membuka seleksi tes untuk calon penghulu di aula Raja Indra Pahlawan kantor Bupati Siak, Selasa (10/9/2019).

"Jika program smart kampung ini bisa diterapkan, tentunya juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Salah satu terobosan yang menarik yaitu bisa mengurangi penggunaan plastik di kampung yang dipimpin," kata Budi.

Selain itu mantan Kabag Tata Pemerintahan itu juga mengingatkan kepada bakal calon penghulu untuk tidak melakukan permainan politik uang. Seperti melakukan 'kontrak politik' dengan kelompok masyarakat.

Para kandidat mengikuti serangkaian ujian tes tulis dan wawancara, karena hanya 5 bakal calon saja yang boleh mengikuti pemilihan di setiap Kampung.

Setiap peserta ujian diwajibkan menjawab setiap pertanyaan yang disajikan sebagai pertimbangan penjaringan bakal calon penghulu (kepala desa).

Untuk meningkatkan kapasitas pemimpin yang cerdas dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan mendukung tercapainya visi dan misi Kabupaten Siak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Yurnalis Basri mengatakan, pelaksanaan seleksi dilakukan, mengingat telah berhakirnya masa jabatan Penghulu di 45 Kampung yang terdapat di 11 (sebelas) Kecamatan di kabupaten Siak.

"Kita harapkan, para bakal calon penghulu mampu menyampaikan gagasan dan inovasi yang berkaitan dengan pemerintah kampung, serta mampu melaksanakan tugas pokok apabila terpilih menjadi penghulu,"ucap Yurnalis.

Yunalis menuturkan, tes tertulis dan wawancara ini terdiri dari Kecamatan Sungai Apit di ikuti 4 kampung yaitu 29 balon penghulu, kecamatan Koto Gasib diikuti satu kampung yaitu 6 balon penghulu, kecamatan Lubuk Dalam diikuti 1 kampung yaitu 6 balon penghulu dan Kecamatan mempura diikuti 2 Kampung yaitu 13 balon penghulu.***


wwwwww