Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
16 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
7 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
3
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
13 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
13 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Pemko Liburkan Sekolah 2 Hari, Noer: Perkembangan Selanjutnya Kita Lihat Kondisi dan Situasi

Pemko Liburkan Sekolah 2 Hari, Noer: Perkembangan Selanjutnya Kita Lihat Kondisi dan Situasi
Sekda Kota Pekanbaru M Noer MBS
Selasa, 10 September 2019 13:47 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru hari ini telah mengeluarkan instruksi untuk meliburkan sekolah selama 2 hari, mulai hari ini hingga tanggal 11 September besok. Lebih lanjut, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru M Noer MBS, ketika dikonfirmasi mengatakan untuk perkembangan selanjutnya, dipertimbangkan berdasarkan situasi dan kondisi asap kemudian.

"Melihat pagi tadi kondisi asap dilapangan dan adanya surat edaran dari Gubernur Riau, kita laporkan kepada Walikota Pekanbaru dan diinstruksikan agar jajaran pendidikan meliburkan sekolah hari ini dan besok. Perkembangan selanjutnya kita melihat situasi dan kondisi, nanti kita rapatkan lagi bersama semua pihak terkait, rapat ini memang harus berulang-ulang melihat kondisi asap yang ada," ujarnya, Selasa, (10/9/2019).

Selanjutnya, Noer juga mengatakan tidak menutup kemungkinan bahwa status siaga bencana di Kota Pekanbaru akan naik.

"Kemarinkan Pekanbaru sudah status siaga darurat asap, tapi untuk perkembangan lanjutan, kita lihat situasinya. Yang jelas sekarang keputusannya juga meliburkan sekolah," paparnya.

Sementara itu, Noer menampik anggapan bahwa Pemko Pekanbaru terkesan lamban, khususnya dalam kebijakan meliburkan sekolah. Menurutnya, kebijakan Pemko Pekanbaru terkait asap tentunya berpatokan pada data ISPU yang dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

"Kita bukan lambat, untuk mengeluarkan kebijakan kita harus menganalisa data berdasarkan akumulasi angka ISPU," pungkasnya.***


wwwwww