Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
11 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
3
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
11 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
4
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
10 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
5
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
9 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
6
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
24 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kabut Asap Makin Pekat, Karyawan RAPP dan Warga Gelar Salat Minta Hujan

Kabut Asap Makin Pekat, Karyawan RAPP dan Warga Gelar Salat Minta Hujan
Suasana Salat Istiqa di Lapangan Townsite 2, Pangkalan Kerinci, Pelalawan yang dihadiri para karyawan, keluarga, serta warga sekitar.
Kamis, 12 September 2019 19:47 WIB
PANGKALANKERINCI - Ribuan karyawan dan warga Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan, agar bencana asap segera berakhir.

Salat Istisqa dilaksanakan, Kamis pagi (12/9/2019), di Lapangan Townsite 2, Pangkalan Kerinci, Pelalawan yang dihadiri para karyawan, keluarga, serta warga sekitar.

Direktur RAPP, Mhd Ali Shabri mengatakan salat Istisqa ini dilakukan untuk meminta hujan di musim kemarau karena asap semakin parah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Riau.

"Semoga dengan salat Istisqa, doa kita dikabulkan, dan Allah SWT segera menurunkan hujan kepada kita sehingga bencana asap ini berakhir dan kualitas udara kembali sehat," kata Ali.

Karyawan RAPP, Yudi Hariadi berharap hujan turun, dan musibah kabut asap ini segera berakhir.

Pelaksanaan salat Istisqa dimulai pada pukul 07.30 WIB dan berakhir pada pukul 08.30 WIB. Bertindak selaku Imam dan Khatib, Ustadz Akhyar Rifqi Lc MA. Dalam khutbahnya, Ustadz Akhyar Rifqi berpesan agar jangan pernah berputus asa dalam berdoa.

"Mari kita terus tanamkan keyakinan, berbaik sangka dan meminta ampun kepada Allah SWT, karena itu adalah kunci diijabahnya doa-doa kita," kata Pengasuh Pesantren Al Ihsan Boarding School ini.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah serta menanggulangi karhutla, termasuk upaya pemadaman langsung oleh para pemadam kebakaran di lapangan.

Saat ini kondisi udara di Pangkalan Kerinci diselimuti kabut asap cukup tebal dengan bau yang cukup menyengat. Berdasarkan informasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pelalawan masuk dalam kategori tidak sehat.

Pemerintah bahkan telah mengeluarkan surat edaran untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, menggunakan masker, dan meliburkan sekolah selama beberapa hari sebagai langkah antisipasi mengurangi resiko terpapar kabut asap. (rls)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Riau, Umum, GoNews Group

wwwwww