Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
Politik
17 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
DPR RI
16 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
4
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
Hukum
17 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
5
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Peristiwa
15 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
6
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Kesehatan
13 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Karhutla, Wiranto Ingatkan Pemerintah Daerah Jangan Tergantung Pusat

Soal Karhutla, Wiranto Ingatkan Pemerintah Daerah Jangan Tergantung Pusat
Menkopolhukam, Wiranto.
Senin, 16 September 2019 21:55 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto mengingatkan pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten maupun kota supaya tidak hanya bergantung dengan pemerintah pusat saja dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Tanggung jawab pemerintah daerah harus diutamakan, karena yang punya wilayah itu pemerintah daerah. Jangan tergantung dengan pusat untuk mencegah dan menanggulangi," kata Wiranto di Pekanbaru, Senin (16/9/2019).

Menurutnya, kepala daerah harus lebih tahu tentang masalah-masalah yang dihadapi di wilayahnya sendiri. Khususnya, seperti bagaimana mengatasi daerah yang rawan terbakar dengan melakukan pencegahan sedini mungkin.

"Kepala daerah, provinsi, kabupaten dan kota harus yakin apa yang harus dilakukan untuk menjamin wilayahnya tidak terjadi karhutla dan asap," tegasnya.

"Kalau semua dilaksanakan dengan rapi, maka titik api bisa diketahui secara dini dan langsung bisa dipadamkan. Kalau sudah menjalar jadi sulit," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa pencegahan sejak dini untuk mengatasi Karhutla di Riau sangat perlu.

"Kita tahu seharusnya setiap tahun, kita nggak perlu rapat-rapat seperti ini. Otomatis kalau namanya menjelang musim kemarau itu, semuanya harus sudah siap," kata Jokowi di Pekanbaru, Senin (16/9/2019) malam.

Orang nomor satu di Indonesia ini juga merasa sudah mengingatkan kembali tentang pentingnya pencegahan karhutla itu saat rapat di Istana Negara, pada tanggal 15 Juli lalu.

"Di istana saya sampaikan, bahwa pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan adalah mutlak untuk dilakukan. Kalau sudah kejadian kebakaran di gambut, pengalaman bertahun-tahun kita dah mengalaminya, sangat sulit menyelesaikan," tegasnya. ***


wwwwww