Home > Berita > Hukum

Sejak Awal Tahun 2019 Polda Riau Tetapkan 64 Orang Tersangka Karhutla, Baru Satu yang P21

Sejak Awal Tahun 2019 Polda Riau Tetapkan 64 Orang Tersangka Karhutla, Baru Satu yang P21
Lokasi Karhutla di Desa Rimbo Panjang, Kampar. (foto rizki ganda sitinjak)
Kamis, 26 September 2019 22:34 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, yang saat ini bertugas sebagai Satgas Penegakan Hukum Karhutla, sejak bulan Februari 2019 lalu hingga saat ini telah menangani 61 laporan perkara kebakaran hutan dan lahan, namun baru satu perkara yang dinyatakan P21 (berkas perkara dinyatakan lengkap untuk dibawa ke pengadilan).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto. Ia mengatakan penanganan kasus Karhutla hingga saat ini ada sebanyak 61 laporan kasus Karhutla dengan jumblah tersangka sebanyak 64 perorangan dan dua Korporasi kemudian satu korporasi lainnya masih penyelidikan.

"Dari 64 tersangka itu ada satu yang sudah P21, 7 kasus dalam tahap satu, 16 kasus tahap dua, dan 37 kasus tahap penyidikan," kata Sunarto kepada GoRiau.com, Kamis (26/9/2019).

Sementara untuk tersangka perorangan pada tiga korporasi, PT. SSS, PT. TI dan satu yang ditangani Bareskrim Polri, PT. AP (perusahaan sawit Malaysia), saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka perorangan karena masih dalam tahap pemeriksaan dan keterangan saksi ahli.

"Untuk korporasi belum ada tersangka perorangan. Nanti melalui gelar perkara akan ditentukan siapa yang paling bertanggung jawab, itu yang akan dijadikan tersangka," lanjut Sunarto.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi ahli sebelum melakukan gelar perkara penetapan tersangka perorangan dari korporasi.

"Tersangka perorangan untuk korporasinya masih dalam proses. Nanti setelah pemeriksaan selesai baru kita gelar perkara untuk penetapan tersangka terhadap orang yang bertanggung jawab dalam perusahaan itu. Saat ini yang kita duga tiga perusahaan salah satunya ditangani Bareskrim," kata Andri.

Dari 64 tersangka tersebut ada seluas 1.526,842 Hektare hutan dan lahan yang terbakar. ***


GoNews Besok, Panglima TNI dan Kapolri akan Memonitoring Penanganan Karhutla di Riau
GoNews Meski Menuai Kecaman, JPU Tetap Tuntut Rp3 Miliar Petani yang Bakar Lahan Seluas 20x20 Meter untuk Tanam Ubi di Rumbai
GoNews JPU Sebut Tuntutan yang Dilayangkan Kepada Syarifudin Petani Pembakar Lahan Seluas 20x20 Meter Sudah Sesuai Undang-undang
GoNews Tragedi Hukum Tuntutan 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar untuk Pembakar Lahan 20x20 Meter, Kajati Harus Periksa Jaksa
GoNews Bakar Lahan 20x20 Meter, Syarifudin Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar, Masyarakat Peduli Lingkungan Sebut Penegak Hukum Menyiksa Rakyat Kecil
GoNews Tak Serius Tangani Karhutla, Satu Kapolsek di Pelalawan Dicopot
GoNews Polda Riau Tetapkan PT Teso Indah dan Asisten Kebun Sebagai Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
GoNews Polda Riau Tetapkan 70 Tersangka Karhutla, 3 Korporasi Disidik
GoNews Ikut Bakar Lahan, Polda Riau Tingkatkan Status PT TI ke Penyidikan, Jaksa Mengaku Belum Terima SPDP
GoNews Kabut Asap Kembali Selimuti Wilayah Kabupaten Kampar
GoNews Bakar Lahan di Riau, Berkas Perkara PT SSS Diserahkan ke Kejati Riau
GoNews Kabut Asap Tebal, Sekolah As Shofa Pekanbaru Liburkan Siswa
GoNews Polda Riau Beberkan Bukti PT SSS Sengaja Bakar Lahan, Diduga untuk Tanam Sawit
GoNews Kasus Karhutla, Polda Riau Tahan Pejabat Fungsional PT SSS
GoNews Kapolda Riau Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bergandengan Tangan Membangun Riau Lebih Baik
GoNews Tiba di Bumi Lancang Kuning, Kapolda Riau Berjanji Tuntaskan Karhutla Secara Profesional
GoNews Mahathir: Anda Bisa Salahkan Indonesia tapi Kebakaran Hutan dan Lahan Tetap akan Terjadi
GoNews Wuih, Ternyata Ada Perusahaan HTI yang Diduga Bakar 1.300 Hektare Lahan di Rokan Hilir
wwwwww