Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
22 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
20 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
20 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Badminton

Ada Banyak PR KOI Periode 2019-2023, Sosok Menpora yang Baru Ditunggu

Ada Banyak PR KOI Periode 2019-2023, Sosok Menpora yang Baru Ditunggu
Rabu, 09 Oktober 2019 19:35 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari mengungkapkan, ada banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus segera diselesaikan untuk kejayaan merah putih di kancah internasional.

"Yang utamanya adalah Sea Games, karena kita tahu waktu berjalan sangat cepat dan kami mengalami proses transisi dari pemerintahan. Sama-sama kita tahu tanggal 20 (Oktober) Presiden kita akan dilantik dan setelah itu baru tahu diketahui siapa Menpora yang akan bekerjasama dengan kita," kata Okto usai shalat maghrib di sela gelaran Kongres III KOI di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

"Dan ini sangat terkait dengan anggaran yang akan kita gunakan di SEA Games Manila akhir bulan November nanti," imbuhnya menjelaskan.

Selanjutnya, kata Raja Okto, ada Olimpiade Tokyo 2020 yang sangat terkait erat dengan upaya perwujudan cita-cita agar Indonesia menjadi tuan rumah di Olimpiade 2023.

"Nah, proses ini harus kita kejar, harus kita raih, harus kita perjuangkan di Olimpiade Tokyo 2020, mengingat keputusannya akan diambil pada tahun 2024," ujar Okto.

Jadi, Okto menegaskan, "kita sedang mengejar kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo 2020, dan kita akan berjuang untuk merebut sebanyak-banyaknya emas, sekaligus juga merebut hati para peserta untuk bisa mempercayakan Olimpiade 2032 di Indonesia,".

Dirinya optimis, mimpi Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 akan terwujud jika masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) yang ada bisa mengoptimalkan jaringannya di luar negeri.

"Seperti saya, saya masih menjabat sebagai wakil presiden sepeda Asia, dengan jaringan yang ada di ACC (Asia Cycling Confederation), itu bisa menambah kepercayaan negara-negara untuk memilih Indonesia," pungkas Okto.

Seperti diberitakan, Okto baru saja terpilih menjadi Ketua Umum KOI 2019-2023 bersama wakilnya, Warih Sardono melalui Kongres III yang berlangsung di Ritz Carlton, Rabu (9/10/2019).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww