Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
12 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
3
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
Kesehatan
23 jam yang lalu
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
9 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
4 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
6
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
10 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Home  /  Berita  /  Riau

Ini Kronologis Kecelakaan Maut Bus PMTOH yang Tewaskan 6 Penumpang di Kuansing

Ini Kronologis Kecelakaan Maut Bus PMTOH yang Tewaskan 6 Penumpang di Kuansing
Kondisi bus setelah kecelakaan. (foto istimewa)
Rabu, 09 Oktober 2019 16:01 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Satu unit mobil Mercedes Benz PMTOH mengalami kecelalaan saat melakukan perjalanan dari Kiliran Jao menuju Kota Pekanbaru di Bukit Betabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Sengingi, Riau. Akibatnya, enam orang penumpang bus meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Rabu (9/10/2019) mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu bus tengah melakukan perjalanan dari Kiliran Jao menuju Pekanbaru melalui lintas Kuantan Sengingi.

"Bus ini kecelakaan tunggal, jadi dia kehilangan kendali saat di tikungan dan jalan menurun, sehingga membuat terjatuh ke badan jalan yang berada di kiri jalan, arah Teluk Kuantan," terang Sunarto kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (9/10/2019) siang.

Selanjutnya kata Sunarto, diduga kecelakaan terjadi karena kelalaian dari supir bus, karena arus lalulintas saat itu sepi, kondisi jalan beraspal baik, dan lingkungan sekitar perumahan hutan lindung.

"Karena lalai dan kurang hati-hatinya saat mengendarai kendaraannya, serta kondisi jalan yang menurun dan tikungan. Pada lakalantas ini ada sebanyak enam orang penumpang meninggal dunia dan sembilan mengalami luka-luka," tutup Sunarto.

Kerugian materi yang ditimbulkan akibat kecelakaan ini mencapai jutaan rupiah. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww