Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
22 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
20 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
20 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Badminton

Kios Pedagang Pasar Limapuluh yang Tak Kunjung Membayar Retribusi Akan Dialihkan ke Pedagang Lain

Kios Pedagang Pasar Limapuluh yang Tak Kunjung Membayar Retribusi Akan Dialihkan ke Pedagang Lain
Kadisperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut (int).
Jum'at, 11 Oktober 2019 16:59 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan ada pedagang di Pasar Limapuluh yang belum membayar tunggakan sampai saat ini. Meskipun masih memberikan waktu, namun ia mengatakan jika pedagang tak kunjung membayar, maka kios akan disegel dan dialihkan kepedagang lain.

"Kemarinkan kita sudah kasih deadline (tenggat waktu, red) kalau tak salah dua minggu, kalau mereka tidak juga menghubungi, kita akan masukkan pedagang lain. Tapi ada yang sudah menghubungi dan itu sedang kita proses," paparnya, Jumat, (11/10/2019).

Menurut Ingot, kios-kios yang tersedia masih cukup bagus, namun ada pedagang yang tidak berjualan dan menunggak retribusi. Ia mengatakan pihaknya melakukan penyegelan juga agar pedagang yang menunggak ini mendatangi Disperindag.

"Inikan punya pemerintah, sebenarnya pedagang lain juga berhak. Makanya kita segel supaya pedagang ini menjumpai kita, nanti kita tanya, masih mau berdagang atau tidak sehingga kita tahu kiosnya bisa tahu," jelasnya

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Disperindag Kota Pekanbaru Suhardi mengatakan, sebelumnya ada 27 kios yang disegel. Tetapi saat ini tinggal delapan kios yang belum juga menghubungi Disperindag.

"Dari 27 pedagang itu tinggal delapan yang lagi yang belum membayar," ujarnya.

Ia mengatakan delapan pedagang ini juga masih diberi waktu sekitar satu minggu, sebelum Disperindag benar-benar membongkar dan membuat berita acara.

"Kita kasih seminggu, kalau tidak juga kita keluarkan barang-barang mereka," pungkasnya.***

wwwwww