Pulihkan Akses Dua Kecamatan di Pelalawan, SLS Perbaiki Jembatan Genduang yang Rusak Senilai Rp 350 Juta

Pulihkan Akses Dua Kecamatan di Pelalawan, SLS Perbaiki Jembatan Genduang yang Rusak Senilai Rp 350 Juta
Proses perbaikan jembatan Genduang, Minggu (13/10/2019).
Minggu, 13 Oktober 2019 13:04 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Jembatan di Desa Geduang, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan yang rusak, mulai diperbaiki. Pengerjaan jembatan diperkirakan memakan waktu dua hari.

"Sudah dalam proses perbaikan, sejak Sabtu kemarin hingga hari Minggu ini," kata Humas PT Sari Lembah Subur (SLS), Setyo, Minggu (13/10/2019).

Perbaikan tersebut dilakukan lantaran jembatan penghubung dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Pangkalan Lesung dan Kecamatan Kerumutan telah mengalami rusak berat. Perbaikan jembatan ini bisa pulihkan akses dua wilayah kecamatan.

"Jembatan dilakukan penggantian karena jembatan yang lama sudah mulai keropos dan rusak," ungkap Setyo.

Penggantian jembatan dengan konstruksi besi menghabiskan biaya kurang lebih Rp350 juta, yang seluruhnya dibiayai oleh PT SLS. Pengerjaan perbaikan jembatan juga dilaksanakan oleh pihak perusahaan.

"Selama perbaikan jembatan akses ditutup untuk umum, warga bisa menggunakan jalan alternatif melalui Desa Makteduh," tandas Setyo.

Anggota DPRD Pelalawan, Imustiar, S.Ip memberi apresiasi perbaikan jembatan di Desa Genduang yang kondisinya sudah rusak berat.

"Atas nama masyarakat saya menyampaikan ucapan terimaksih kepada PT SLS yang sudah berkontribusi, karena jembatan ini merupakan akses vital dua wilayah kecamatan, bahkan tiga kecamatan," katanya.

Diungkapkan dia, kondisi jembatan sudah mengalami rusak parah. Jika tidak dilakukan perbaikan dikhawatirkan bisa putus sewaktu-waktu.

"Alhamdulillah konstruksi jembatan ini sudah dibangun oleh perusahaan, apalagi ini anggaraanya cukup besar kalau swadaya belum tentu masyarakat mampu," ujarnya.

Politisi Golkar ini berharap, kedepan PT SLS tetap berkontribusi untuk masyarakat di wilayah operasionalnya. "Kedepan diharapkan perusahaan tetap berkontribusi untuk membantu sarana dan prasaran yang dibutuhkan masyarakat," pungkasnya, kepada GoRiau. ***


wwwwww