Bupati dan Kemenag Dharmasraya Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Babus Sa’adah

Bupati dan Kemenag Dharmasraya Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Babus Sa’adah
Bupati Dharmasraya Sutan Riska dan Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya H Abdel Haq melakukan peletakan batu pertama Pondok Pesantren Babus Sa’adah di Abai Siat, Kecamatan Koto Besar.
Kamis, 31 Oktober 2019 18:42 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Pembinaan keagamaan di Ranah Cati Nan Tigo semakin menggeliat dan bergairah di bawah binaan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya H Abdel Haq. Tokoh energik dan supel ini mampu menjalin hubungan yang sangat apik dengan kepala daerah termuda di Indonesia.

Wujud dari pembangunaan keagamaan tersebut, Rabu (30/10/2019) Bupati Dharmasraya Sutan Riska bersama Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya melaksanakan peletakan batu pertama Pondok Pesantren Babus Sa’adah di Abai Siat, Kecamatan Koto Besar.

Pondok pesantren yang akan didirikan di Jorong Abai Siat ini bermanhaj salafiyah, yang mengedepankan pendidikan berbasis kitab kuning dengan metode klasik sebagaimana pondok pesantren salafiyah pada umumnya.

Dalam kesempatan itu Bupti Dharmasraya juga memberikan bantuan secara pribadi kepada panitia pelaksana sebesar Rp30 juta untuk kelancaran pembangunan, baik asrama maupun lokal.

Harapannya dengan bantuan tersebut dapat merangsang pengusaha-pengusaha yang ada di Abai Siat, khususnya dan umumnya yang berdomisili di Kecamatan Koto Besar dan Koto Baru.

Selepas peletakan batu pertama tersebut, Bupati dan Kemenag Dharmasraya berkesempatan mengunjungi MTsN Dharmasraya yang notabene satu-satunya MTs negeri di Kabupaten Dharmasraya yang memiliki murid hampir 1.000 siswa, namun sarana dan prasarana sangat kurang.

Dalam kunjungannya Bupati dan Kemenag Dharmasraya ke MTsN disambut langsung oleh Kepala MTsN Sitar di halaman madrasah beserta dewan guru.

Bupati Dharmasraya beserta Kepala Kemenag menyempatkan diri meninjau pelaksanaan PBM di MTsN Dharmasraya, termasuk juga di lokal darurat yang di musholla dan perpustakaan.

Melihat kondisi tersebut Bupati Dharmasraya cukup prihatin melihat kondisi sarana dan prasarana di MTsN Dharmasraya, dan ke depannya berusaha untuk mencarikan solusi agar proses PBM di MTsN Dharmasraya tersebut menjadi optimal dan maksimal sehingga kedepannya mampu meraih prestasi yang gemilang untuk kancah kabupaten, propinsi maupun ke nasional.(ep)


       
        Loading...    
           
wwwwww