Korban Tertimbun Longsor di Padang Ternyata Sedangkan Gantikan Kakaknya yang Istirahat

Korban Tertimbun Longsor di Padang Ternyata Sedangkan Gantikan Kakaknya yang Istirahat
Lokasi longsor tanah clay bernama di Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis (14/11/2019). (foto: TribunPadang.com/Rezi Azwar)
Kamis, 14 November 2019 19:29 WIB

PADANG - Arif, seorang korban tertimbun longsor tanah clay di Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumbar, Kamis (14/11/2019) siang ternyata sedang menggantikan kakaknya bekerja.

Dikutip dari TribunPadang.com, tak berapa lama seusai insiden itu, ayah korban bernama Muslim Muis (63) datang ke lokasi dan berbaur bersama warga serta tim yang berupaya mencari korban.

Pada saat itu, Muslim Muis terlihat berdiri dengan tampilan memakai peci, dan stelan baju batik.

Sebelumnya, Muslim Muis menjelaskan bahwa anaknya (Arif), menggantikan kakaknya yang sedang istirahat makan siang dekat lokasi kejadian.

"Kakaknya pergi makan siang, dan dia (Arif) yang jaga. Kakaknya melihat ke atas dan melihat ada yang retak. Dia memanggil Arif, tapi Arif terkena batu," ujar Muslim Muis.

Muslim Muis turut menyaksikan upaya pencarian anaknya yang tertimbun longsoran tersebut.

Pantauan TribunPadang.com, terlihat orang tua Arif berada di antara kerumunan masyarakat yang hendak menyaksikan upaya pencarian korban di lokasi.

"Dia (Arif), kurang lebih kerja di sini setahun," kata Muslim Muis, Kamis (14/11/2019).

Dikatakannya bahwa akibat terkena batu dari reruntuhan tanah yang longsor, sehingga Arif belum juga ditemukan hingga pukul 17.04 WIB.

Sebelumnya, diberitakan, seorang kernet alat berat tertimbun longsor di lokasi tambang tanah clay Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Padang, Kamis (14/11/2019).

Saat ini, korban tertimbun yang diketahui bernama Arif (21), tengah dilakukan pencarian.

Rahmad (25) warga sekitar mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Dipasangi Garis Polisi

Sejauh ini di sekitar lokasi longsor tambang tanah clay sudah dipasangi garis polisi.

Di sekitar lokasi, banyak warga yang menyaksikan upaya pencarian korban tertimbun.

Pencarian korban tertimbun dilakukan menggunakan 4 alat berat.

Hingga pukul 16.40 WIB, alat berat tersebut masih terus melakukan pencarian, dan korban belum ditemukan.

Longsor ini juga menimbun sebuah truk yang bernomor polisi BA 88XX AO.

Truk tersebut terlihat rusak parah pada bagian depannya.

Sedangkan satu alat berat ikut tertimbun oleh tanah, namun sudah dikeluarkan oleh empat alat berat yang melakukan pencarian.

Koordinator Piket Harian Posko PMI Kota Padang Redo Ilhamsyafitra mengungkapkan, kejadian sekitar pukul 13.30 WIB.

Satu orang bernama Pakde (50) seorang sopir di pertambangan tersebut sudah ditemukan.

"Korban ini (Pakde) sudah dilarikan ke rumah sakit, untuk kondisi terkini belum dapat informasi dari pihak rumah sakit," ungkap Redo.

Sedangkan, satu korban bernama Arif itu masih dalam upaya pencarian di sekitar lokasi atau TKP.

"Dia bekerja sebagai asisten alat berat, jadi pas makan siang dia menjaga alat berat tersebut," jelas Redo. (tpc)

Editor:arie rh
Sumber:tribunpadang.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww