Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Pimpinan Baru Tiga BUMN Energi akan Segera Ditetapkan, Termasuk Ahok Kah?

Pimpinan Baru Tiga BUMN Energi akan Segera Ditetapkan, Termasuk Ahok Kah?
Senin, 18 November 2019 12:51 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersiap untuk merombak susunan direksi dan komisaris di tiga BUMN energi, yakni PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), holding industri pertambangan MIND ID, serta holding migas PT Pertamina (Persero).

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan, untuk PLN dan MIND ID, akan ada penetapan Direktur Utama (Dirut) definitif. Sementara untuk Pertamina, Arya belum bisa memastikan soal pergantian dirut.

"Ada PLN, Inalum (nama holding pertambangan BUMN sebelum berganti menjadi MIND ID), Pertamina yang akan disempurnakan kepengurusannya dalam waktu dekat. Untuk Pertamina nanti saja kita lihat, pokoknya akan ada perombakan tertentu," terang Arya, Minggu (17/11/2019).

Penetapan Dirut atau perombakan kepengurusan tiga BUMN energi ini, sambung Arya, "kalau tidak akhir November, awal-awal Desember kita harapkan sudah selesai,".

Sementara mengenai nama-nama yang akan mengisi jabatan-jabatan tersebut, Arya belum bisa memberikan konfirmasi. Yang pasti, Arya tak membantah jika Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mengisi salah satu kursi di BUMN energi yang berhubungan dengan pelayanan publik.

"Pak Ahok akan menempati BUMN yang berhubungan sama energi, BUMN yang sangat banyak berhubungan dengan pelayanan publik," ungkap Arya.

Terlepas dari kontroversi dan pro-kontra yang ada, belakangan santer diberitakan, Ahok akan menduduki posisi sebagai dirut atau komsiaris utama Pertamina.

Mengenai pergantian direksi dan komisaris ini, pihak Pertamina enggan banyak bicara. "Hal tersebut kewenangan pemegang saham," ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman, Minggu (17/11).

Saat diajukan pertanyaan serupa, hingga berita ini dibuat, pihak PT PLN (Persero) bahkan belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Dirut MIND ID Ogi Prastomiyono mengatakan, Dirut definitif dari holding pertambangan BUMN ini akan ditetapkan pada akhir bulan ini.

Sebab, Ogi mengatakan bahwa apabila ada jabatan yang kosong, maka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) segera menunjuk pejabat definitif dalam waktu 30 hari.

"Jadi diharapkan pada akhir November ini sudah ada Dirut (MIND ID) yang definitif," ungkapnya.

Asal tahu saja, Ogi menjabat sebagai Pjs. Dirut MIND ID sejak 29 Oktober 2019 pasca ditinggal Budi Gunadi Sadikin yang diangkat menjadi Wakil Menteri BUMN.

Adapun, ada beberapa nama yang dikabarkan akan menduduki jabatan Dirut MIND ID. Ketiga nama tersebut adalah Wakil Dirut PT Freeport Indonesia Orias Petrus Moedak, Dirut PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dan Direktur Utama Vale Indonesia Nico Kanter.

Pihak Kementerian BUMN memang belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut. Namun, Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya telah memberikan kisi-kisi kriteria Dirut MIND ID.

Erick bilang, Dirut MIND ID harus memiliki kemampuan finansial yang mumpuni, dan disertai dengan pemahaman terhadap industri pertambangan. Sebab, kata Erick, sebagai holding, Dirut MIND ID harus mengerti kondisi anak perusahaannya yang bergerak di aneka komoditas mineral dan batubara.

"Kita mengharapkan dia punya background financial yang kuat, karena sebagai holding harus mengerti kondisi keuangan anak perusahaan. Juga background pertambangan, karena anak perusahaan cukup berbeda, ada batubara ada lain-lain," ungkap Erick di Kantor Kemenko Perekonomian, beberapa waktu lalu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kontan.id
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww