Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
23 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Badminton

Cerita Menag soal Pengantin Bom di Instansi Pemerintah yang Tertangkap: Dadanya Membusung, Seksi, bisa Meledak di Dekat Pimpinan

Cerita Menag soal Pengantin Bom di Instansi Pemerintah yang Tertangkap: Dadanya Membusung, Seksi, bisa Meledak di Dekat Pimpinan
Dok. Detikcom
Rabu, 20 November 2019 18:58 WIB
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi berbagi pengalamannya ketika mendapat cerita soal pengantin bom bunuh diri di Instansi Pemerintah yang sudah ditangkap.

"Saya masih ingat salah satu teman, pimpinan di sebuah instansi yang hukum juga, mengatakan pada saya, mohon maaf di depan sidang kabinet terbatas, 'Pak kalau di saya harus saya akui malah ada yang sudah siap menjadi 'pengantin' pak dan malah perempuan lagi'," kata Fachrul saat memberi sambutan dalam acara Sarasehan Bintalad TA 2019 di Mabes AD Binas Pembinaan Mental, Jalan Kesatrian VI, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (20/11/2019).

Dia mengaku bersyukur hal tersebut mampu diungkap sebelum aksi tersebut terjadi. "Kalau nggak terungkap bagaimana bahayanya? Dia berada di lingkaran dekat kita, tahu-tahu dia siap jadi 'pengantin',".

Fachrul kemudian memberi analogi jika orang yang siap menjadi 'pengantin' itu beraksi. Menurutnya, orang-orang bisa saja tidak sadar karena pelaku adalah orang yang dikenal.

"Mungkin kita lihat dia dadanya keliatan membusung, seksi, padahal di dalam dadanya itu mungkin ada sesuatu yang disembunyikan. Tiba-tiba meledak di dekat pimpinan," ucap Fachrul.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww