Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
2
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
15 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
3
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
2 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
4
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
2 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
5
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
3 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
6
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
2 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Home  /  Berita  /  Riau

Jalan Longsor, Jalur Lintas Riau-Sumbar Putus Total 7 Jam

Jalan Longsor, Jalur Lintas Riau-Sumbar Putus Total 7 Jam
Alat berat membersihkan material longsor dari badan jalan lintas Riau-Sumbar di Kabupaten Limapuluh Kota, Ahad (24/11/2019) dini hari. (kompas.com)
Minggu, 24 November 2019 09:43 WIB
PADANG - Badan jalan di perbatasan Kecamatan Harau dengan Pangkalan Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, tertimbun material longsor, Sabtu (23/11) malam hingga Ahad pagi. Akibatnya, jalur lintas Riau-Sumbar putus total sekitar tujuh jam.

Dikutip dari kompas.com, akses jalan semula tertutup Sabtu (23/11/2019), sejak pukul 21.00 WIB, akibat material longsor menutupi jalan di dua titik.

Berkat kesigapan tim BPBD Limapuluh Kota yang dibantu kepolisian, tentara dan masyarakat, akses jalan akhirnya terbuka pada Minggu (24/11/2019) pukul 04.00 WIB.

''Hampir selama 7 jam putus total, namun sekitar jam 04.00 dini hari tadi sudah lancar kembali,'' kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol yang dihubungi Kompas.com, Ahad pagi.

Rahmadinol mengatakan, ada dua titik longsor yang terjadi di jalan raya Sumbar-Riau tersebut, yaitu kilometer 151 dan 160 menuju Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Baru.

Dua titik itu menimbulkan kemacetan panjang yang hampir 6 kilometer baik dari Sumbar maupun Riau.

''Material longsor memenuhi badan jalan sepanjang 15 meter dengan ketinggian 1-3 meter. Satu titik lagi ada pohon besar yang tumbang,'' jelas Rahmadinol.

Pada kesempatan itu, Rahmadinol mengimbau masyarakat waspada jika terjadi hujan deras.

Jika dalam berkendara, sebaiknya masyarakat tidak melanjutkan perjalanannya.

''Kita minta masyarakat waspada. Jika hujan deras, sebaiknya tidak melanjutkan perjalanan karena Sumbar rawan longsor,'' imbaunya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Peristiwa, Riau, Umum

wwwwww