Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
16 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
17 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
16 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
16 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
17 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
16 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jembatan di Solok Selatan Ambruk, Ribuan Warga Terisolir

Jembatan di Solok Selatan Ambruk, Ribuan Warga Terisolir
Senin, 25 November 2019 13:48 WIB
SOLOK - Jembatan Sungai Pangkua, Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, dilaporkan ambruk Minggu malam, 24 November 2019. Jembatan ambruk karena diterjang banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan.

Akibatnya, ribuan warga baik dari maupun menuju Sungai Pangkua ke Pakan Rabaa terisolasi. Meski memiliki jalur alternatif, namun warga harus memutar arah sejauh 10 kilometer.

"Sebelumnya, jembatan ini sudah rusak akibat banjir. Namun, malam tadi ambruk lantaran banjir kembali terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Membuat, akses jalan putus sehingga warga harus memutar 10 kilometer dari Sungai Pangkua ke Pakan Rabaa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Richie Amran, Senin 25 November 2019.

Menurut Richie, ada sekitar 5 ribu warga yang terdampak akibat ambruknya jembatan penghubung ini. Jembatan ini, kata Richie, merupakan salah satu jembatan yang penting dan strategis. Karena, menjadi penghubung bagi pelajar untuk berangkat ke sekolah.

"Jembatan itu strategis, menuju empat sekolah, yakni SMAN 5 Solsel MTsN Pakan Rabaa, 2 Sekolah Dasar Negeri, serta 1 Kantor Urusan Agama. Ada sekitar 1.500 pelajar, dan 3.500 warga yang tergangu aksesnya, karena harus memutar jalan melalui Balun hingga 10 kilometer," ujar Richie.

Untuk tindak lanjut kata Richie, pihaknya akan melayangkan surat ke Balai Jalan Wilayah III Padang, untuk meminjam jembatan darurat agar akses warga normal kembali "Kita ajukan peminjaman jembatan darurat. Sebagai langkah antisipasi untuk akses jalan warga," ungkap Richie.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:VIVA.CO.ID
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, DKI Jakarta, Sumatera Barat

wwwwww