Nobar Film Naga Bonar Reborn di Senayan, Puan Maharani Boyong Wartawan Parlemen

Nobar Film Naga Bonar Reborn di Senayan, Puan Maharani Boyong Wartawan Parlemen
Sejumlah wartawan Parlemen saat menonton Film Naga Bonar Reborn. (GoNews.co)
Senin, 25 November 2019 20:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Mharani dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, menggelar acara nonton bareng Film Naga Bonar Reborn di Plasa Senayan Jakarta.

Puan dan Megawati tiba di gedung bioskop Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019), pukul 17.30 WIB. Terlihat juga hadir di lokasi Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Sosial Juliari Batubara, Sekjen PDIP Hasto Krsitianto, serta anggota DPR dan pejabat lainnya.

Terlihat Megawati dan Puan duduk berdampingan di kursi E10 dan E9. Pramono juga terlihat duduk di sebelah mereka.

Selain Elite PDIP, Puan Maharani juga memboyong sejumlah wartawan dari Parlemen dan sejumlah pegawai Humas DPR RI.

Trimedya Panjaitan sekaligus sebagai Executive Produser film ini menyambut baik kehadiran Megawati dan Puan dalam nobar Film Nagabonar itu. Dia berharap film tersebut dapat diterima oleh masyarakat.

"Kita berterimakasih, Mbak Puan mau main di Nagabonar reborn, dan durasi beliau 9 menit dan acting-nya cukup baik lah. Yang kedua nobar ini Bu Mega mau nonton juga, mudah-mudahan pertama karena mau lihat acting Mbak Puan di film ini," kata Trimedya di lokasi, Senin (25/11).

"Karena ini kan film, film soal masyarakat marjinal juga, dan banyak hal yang bisa diteladani dari film ini bagaimana rakyat biasa seperti Naga bonar ini cinta tanah airnya luar biasa," sambungnya.

Sosok Naga bonar bagi Trimedya, juga memiliki rasa setiakawanan yang tinggi. Sebab, diceritakan dia, sewaktu Nagabonar ingin membunuh temannya, dia ingat masa kecilnya.

"Sehingga waktu dia mau bunuh temannya, teman kecil dia, karena dia ingat masa lalu, dia enggak bunuh temannya," kata Trimedya.

Sisi lainnya, menurut Trimedya adalah sosok Nagabonar yang sudah berpangkat jenderal namun masih mau menggendong orang tuanya.

"Itu kan jarang kita temui di masyarakat sekarang, biasanya orang kalau sudah di atas suka lupa sama orang tuanya. Dan pesan mamanya, ibunya Naga Bonar kau jangan mencuri, itu kan bisa diartikan sekarang kau jangan korupsi. Nah, itulah makna yang bisa kita ambil dari film ini," ujarnya.***


wwwwww