Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
22 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
14 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
3
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
21 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
22 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
16 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
24 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Puan Maharani Jadi Cameo, Film Naga Bonar Reborn Digugat Deddy Mizwar

Puan Maharani Jadi Cameo, Film Naga Bonar Reborn Digugat Deddy Mizwar
Adegan Puan di Naga Bonar Reborn. (Istimewa)
Senin, 25 November 2019 20:46 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani untuk pertama kalinya muncur di layar lebar. Politikus PDIP ini terlibat dalam produksi film Naga Bonar Reborn. Naga Bonar diceritakan sebagai seorang pemuda kampung yang sukses menjadi jenderal perang pada masa penjajahan Belanda di Sumatera Utara.

Dalam film yang dibintangi Gading Marten sebagai Naga Bonar, Puan Maharani berperan sebagai relawan utusan Soekarno yang mengabarkan kemerdekaan Republik Indonesia ke pelosok daerah.

Gusti Randa selaku produser menceritakan awal mula keterlibatan putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu.

"Hubungan kami cukup dekat. Pas mau bikin film, saya tawarin ke Mbak Puan. 'Mbak, kita mau bikin film. Mbak main ya'. 'Emang gue bisa? Adegan apa?'. Saya bilang perannya utusan Soekarno. Dia bilang mau," kata Gusti Randa.

Kala itu, Puan Maharani memiliki agenda cukup padat. Sebab, ia masih menjabat sebagai Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Namun karena ia sangat antusias berperan dalam film, sang politikus tentu berusahameluangkan waktunya.

"Pas Mbak Puan bilang, 'Mas Gusti saya bisa tanggal segini, ya sudah langsung konsentrasi ke Mbak Puan dulu. Mbak Puan syuting dua hari," jelas Gusti Randa.

Puan Maharani datang ke lokasi syuting menggunakan helikopter. Dia syuting di daerah Bah Jambi, daerah Simalungin. Lokasi ini menempuh perjalanan 200 kilometer dari Medan.

"Beliau naik helikopter. Kalau perjanalan darat jauh, makan waktu sekitar empat sampai lima jam," tutur Gusti Randa.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:NgopiBareng dan Suara.com
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Hukum, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww