Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
13 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
13 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Bayi 40 Hari Dijahit Hidungya Setelah "Diamuk" Tikus Got

Bayi 40 Hari Dijahit Hidungya Setelah Diamuk Tikus Got
Foto: Liputan6.com
Selasa, 26 November 2019 18:03 WIB
JAKARTA - APR, seorang bayi berusia 40 hari asal Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami nasib tragis. Hampir seluruh wajahnya, mulai dari pipi dan kening penuh luka gigitan. Hidungnya sobek digigit tikus got.

Peristiwa naas itu terjadi pada Jumat (22/11/2019) malam lalu, saat bayi APR tengah tertidur lelap di atas sofa.

Kronologinya, Lisda Wati, ibunda APR meninggalkan APR setelah menidurkannya di sofa itu. Lisda, pergi untuk mandi.

Tak ada yang menjaga APR selama Ibundanya tengah mandi. Karena Rahmat, ayah APR, tengah mengais rezeki sebagai pengemudi ojek online di jalanan.

Tak lama kemudian, Lisda mendengar jeritan tangis APR. Ia pun bergegas menghampiri si bungsu dari empat bersaudara itu.

Nampak jelas di pandangan Lisda, Tikus warna hitam keabu-abuan itu langsung kabur setelah mendengar suara langkah kakinya menghampiri APR.

"Di wajahnya ada bercak darah dan penuh luka gigitan tikus," kata Lisda, Senin (25/11/2019), seperti dikutip GoNews.co dari Liputan6.com.

Setelah mendapat pertolongan pertama dari bidan desa, Lisda segera membawa bayi naas itu ke RSUD Cibinong Bogor.

Di rumah sakit milik pemerintah itu, APR disuntik tetanus. Pihak dokter juga menjahit hidung bocah mungil itu, akibat luka sobek yang dideritanya.

"Setelah diberi obat dan hidungnya dijahit, malam itu juga anak saya diperbolehkan pulang oleh dokter," kata dia.

Lisda mengakui, akhir-akhir ini tikus got sering masuk ke dalam dengan cara menggali lantai dapur rumahnya yang masih berupa tembok. Namun kejadian ini, baru pertama kali terjadi.

"Rumah memang lagi dibetulin. Cuma karena belum ada uang, jadi di-stop dulu. Tikus jadi pada masuk lubangin tembok lantai," kata dia.

Kini, keadaan APR berangsur membaik. Meski begitu, bekas luka gigitan tikus di wajah dan hidungnya masih terlihat jelas.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Barat, DKI Jakarta, Lingkungan, Ekonomi, Olympic, Badminton
wwwwww