Bela Agnes Mo, Moeldoko: Jangan Digoreng Terus Soal Isu Nasionalis

Bela Agnes Mo, Moeldoko: Jangan Digoreng Terus Soal Isu Nasionalis
Selasa, 26 November 2019 18:07 WIB
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka suara terkait polemik pengakuan penyanyi Agnes Monica atau kini dikenal Agnez Mo, yang mengaku tak memiliki darah Indonesia. Pernyataan Agnez itu kemudian mendapat kritik dari masyarakat Indonesia.

Moeldoko mengaku kerap bertemu warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri lebih nasionalis. Ia pun meminta pernyataan Agnez tak terus digoreng dengan menilai mantan 'penyanyi cilik' itu tidak nasionalis.

"Jadi jangan terus digoreng Agnes Monica enggak nasionalis. Menurut saya sih enggak," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (26/11).

Moeldoko menuturkan pernah bertemu Agnez Mo beberapa waktu lalu di kantornya. Ia menilai Agnez memiliki semangat tinggi untuk berkontribusi membangun Indonesia lebih maju lagi.

"Kalau dia orang ego mungkin, dia enggak mau diundang ke sini. Saya undang makan tempe juga enak-enak aja," ujarnya.

Mantan panglima TNI itu berencana mengundang kembali Agnez. Namun, ia tak merinci kapan bakal mengundang pelantun lagu 'Karena Ku Sanggup' itu.

Agnez sendiri pernah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, awal tahun ini.

Lihat juga: Agnez Mo Buka Suara Soal Ribut Bukan Berdarah Indonesia
Usai pertemuan, ia mengaku bersama Jokowi berencana membuat kegiatan yang berkaitan dengan anak muda. Namun, Agnez masih merahasiakan kegiatan tersebut.

Agnez mengaku turut menceritakan pengalamannya kepada Jokowi meniti karier hingga akhirnya bisa berkarya di Amerika Serikat. Ia pun meminta dukungan kepada mantan gubernur DKI Jakarta itu untuk terus berkarier di AS.

"Tadi saya juga minta support dari bapak juga karena biar gimana juga saya kan di sana (AS) jadi duta bangsa," ujarnya.

Agnez baru-baru ini membuat heboh di media sosial karena pernyataannya dalam wawancara untuk acara Build Series. Dalam video yang dirilis pada 22 November lalu, Agnez ditanya soal keberagaman budaya di Indonesia yang kemudian mempengaruhi musik yang ia rilis di Amerika Serikat.

Agnez kemudian ditanya soal latar belakang dirinya yang dinilai berbeda dibanding kebanyakan citra orang di Indonesia.

"Sebenarnya saya tidak punya darah Indonesia sama sekali. Saya sebenarnya keturunan Jerman, Jepang, China, saya hanya lahir di Indonesia. Dan saya juga seorang Kristen yang mana di Indonesia mayoritasnya adalah muslim," kata Agnez.

Agnez sudah mengklarifikasi pernyataan dalam wawancara itu. Melalui unggahan di media sosial, Agnez Mo mengungkapkan bahwa dirinya bermaksud menunjukkan keberagaman yang ada dalam hidupnya.

"Saya tumbuh dalam budaya yang beragam. Inklusi budaya adalah yang saya pilih. Bhineka Tunggal Ika berarti bersatu dalam keberagaman. Saya menyukai ketika saya bisa berbagi sesuatu tentang asal dan negara saya," kata Agnez.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww