Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
19 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
20 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
18 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
19 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
19 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  Riau

KPK Sita 15 Dokumen Berkaitan dengan Proyek di Bengkalis, Rohul dan Pemprov Riau dari Ruko Milik Dedi Handoko

KPK Sita 15 Dokumen Berkaitan dengan Proyek di Bengkalis, Rohul dan Pemprov Riau dari Ruko Milik Dedi Handoko
Tim KPK meninggalkan ruko milik Dedi Handoko.
Kamis, 28 November 2019 22:30 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Berjam-jam penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruko milik pengusaha ternama di Riau, Dedi Handoko, akhirnya membuahkan hasil. KPK membawa sebanyak 15 berkas atau dokumen terkait proyek pembangunan di Provinsi Riau.

Informasi yang dihimpun GoRiau.com, penyidik KPK mulai melakukan penggeledahan sekitar pukul 10.00 WIB, hingga keluar dari ruko yang berada di Jalan Tanjung Datuk, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Riau, sekitar pukul 21.20 WIB. Ada lima unit mobil yang keluar dari pagar ruko tersebut.

Pengacara Dedi Handoko, Sam Daeng Rani, ketika diwawancarai wartawan dilokasi penggeledahan mengatakan, ada sebanyak 15 dokumen yang terkait dengan proyek di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, dan termasuk dokumen proyek pada Provinsi Riau.

"Ada penyitaan beberapa berkas. Tadi KPK membawa sebanyak 15 item dokumen lah, terkait tiga proyek di Bengkalis, Rohul dan proyek program anggaran Provinsi Riau 2019. Jadi semuanya berkas," beber Syam, Kamis (28/11/2019) malam.

Selanjutnya kata Sam, sampai saat ini Ia sendiri tidak mengetahui keberadaan Dedi Handoko sebagai kliennya. Kemudian ia mengatakan selain berkas, pihak KPK juga melakukan penyegelan terhadap ruangan Dedi Handoko.

"Saya tidak tahu posisi beliau (Dedi Handoko, red) sekarang. Makanya tadi ruangannya disegel sama KPK," tutupnya.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, membenarkan adanya tim dari KPK yang melakukan penggeledahan di Pekanbaru berkaitan dengan proyek pengadaan jalan di Bengkalis.

"Benar, ada tim KPK yang sedang melakukan penggeledahan sebuah rumah di Pekanbaru. Penggeledahan itu terkait pengadaan jalan di Bengkalis," kata Febri kepada GoRiau.com. ***

Kategori:Hukum, Riau, Peristiwa

wwwwww