Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Kemandirian Janda Muda Jadi Program Prioritas Kemenpora

Kemandirian Janda Muda Jadi Program Prioritas Kemenpora
Selasa, 17 Desember 2019 03:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda akan lebih memberikan perhatian lebih kepada para janda muda di berbagai wilayah di Tanah Air untuk diberikan pelatihan khusus pada program kerja 2020 mendatang,

"Kemepora siap membantu kemandirian ekonomi para janda muda yang ditinggalkan pasangan melalui berbagai pelatihan," kata Asrorun Ni'am Sholeh pada acara Rapat Kordinasi dengan Media Partner di Jakarta, Senin (16/12/2019).

"Kalau bicara tentang janda muda, sepertinya semua menjadi tertarik," kata pria kelahiran 31 Mei 1976 yang juga mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) itu sambil bercanda.

Menurut Ni'am, kategori pemuda adalah mereka yang berusia 16-30 tahun dan banyak janda di berbagai pelosok di Tanah Air yang berada dalam rentang usia tersebut, sehingga mereka pun masuk dalam ranah kepemudaan dan berhak untuk mendapatkan bantuan program dari Kemepora.

Program tersebut juga termasuk dalam penguatan kepemimpinan individu karena walau bagaimana pun, janda muda yang menjadi sasaran program akan menjadi memimpin rumah tangga secara mandiri.

"Sejak 2016, angka perceraian ternyata meningkat sepuluh sampai dua belas persen dan rata-rata yang bercerai itu adalah pasangan yang masih muda," katanya.

Meningkatkan kemandirian janda muda menurut Ni'am merupakan salah satu dari berbagai program prioritas bidang kepemudaan pada tahun anggaran 2020 mendatang, selain mengupayakan pemerataan seluas-luasnya akses bagi para pemuda di seluruh Tanah Air.

"Sebanyak 24 persen dari total penduduk Indonesia adalah pemuda yang berusia 16-30 tahun, sehingga partisipasi kaum muda dalam pembangunan bangsa merupakan hak dasar yang harus dipenuhi," katanya.

Deputi Pengembangan Pemuda saat ini juga sudah menjalin kerja sama dengan 23 kampus di seluruh Indonesia. Kalangan ini disentuh diharapkan dengan pelatihan intensif bisa mencetak wirausaha muda. Selain kalangan kampus, program tersebut juga akan menjangkau kalangan pesantren.

"Kami juga ada program membantu pendanaan pemuda berwirausaha. Modelnya adalah dana hibah," katanya sambil menambahkan bahwa pemerintah berharap agar program yang digulirkan tersebut bisa mencegah paham radikalisme di kalangan pemuda. ***

wwwwww